Blusukan Perdana, Menteri Basuki Tembus Jalan Berdebu Hingga Berlumpur

Blusukan Perdana, Menteri Basuki Tembus Jalan Berdebu Hingga Berlumpur

- detikFinance
Rabu, 29 Okt 2014 12:57 WIB
Blusukan Perdana, Menteri Basuki Tembus Jalan Berdebu Hingga Berlumpur
Cikampek -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) M Basuki Hadimuljono memantau langsung pekerjaan proyek jalan tol Trans Jawa ruas Cikampek-Palimanan. Ini adalah aksi blusukan perdana sang menteri.

Bersama Basuki, detikFinance ikut mengunjungi lokasi jalan tol yang terdiri dari 6 paket pengerjaan dari Cikampek hingga Palimanan yang panjangnya mencapai 116,75 km. Sepanjang perjalanan, rombongan yang terdiri dari puluhan mobil 4x4 menyusuri area proyek yang sebagian besar masih dalam tahap perataan tekstur tanah.

Cuaca yang berubah-ubah dan kondisi rute yang sebagian besar masih berupa tanah membuat perjalanan menjadi cukup menantang. Pada lokasi pekerjaan paket I dan II, terlihat hamparan tanah yang mengering akibat teriknya matahari menimbulkan debu yang cukup tebal mengepul ke udara begitu mobil-mobil ini melintasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Udara berdebu ini bertahan hingga kurang lebih satu jam lamanya sejak memasuki paket I di Cikampek hingga menjelang akhir paket II.

Kondisi berubah drastis begitu rombongan memasuki kawasan pengerjaan paket III. Hujan yang sempat mengguyur kawasan Subang dan sekitarnya membuat area ini becek berlumpur dan banyak genangan.

Selain jalan becek dengan tekstur tanah yang lembek, kondisi geografis yang bergelombang serta menanjak dan menurun juga membuat perjalanan semakin berat.

Memasuki lokasi pengerjaan paket IV, jalan kering berdebu kembali mewarnai perjalanan. Kondisi jalanan beberapa kali berubah, kering berganti becek dan sebaliknya sepanjang sisa perjalanan.

Sesekali terlihat para pekerja dan peralatan berat sedang melakukan tugasnya agar jalan tol ini siap dipergunakan pada musim mudik lebaran 2015, seperti janji Menteri PU terdahulu Djoko Kirmanto.

Sesekali Basuki turun dari mobilnya untuk memantau langsung fisik jalanan yang sedang dikerjakan. Berdasarkan laporan, dia mengetahui bahwa penyelesaian proyek ini sudah 67%.

"Saya tanya tadi laporannya sudah 67%. Nanti Maret kita kesini lagi, karena janjinya Juni selesai pengerjaan. Jadi tiga bulan sebelum Juni kita cek lagi seberapa kesiapannya," sebut dia di lokasi, Rabu (29/10/2014).

Jalanan becek berganti debu yang tadi dilalui pun tak menghalainya untuk melanjutkan blusukan. Alhasil, celana dan sepatu sarjana teknik geologi Universitas Gadjah Mada ini kotor.

"Nggak apa-apa (kotor), namanya juga ngecek. Kalau nggak ngecek sendiri mana tahu kualitasnya sesuai yang dilaporkan atau nggak," tegasnya.

Basuki terlihat bersemangat. Dia pun mengajak rombongan melanjutkan perjalanan. "Ayo lanjut lagi, ini baru setengah jalan," kata dia sembari bergegas naik ke mobil.

Tol yang menjadi bagian dari rangkaian jalan tol Trans Jawa ini memiliki panjang 116,75 km. Biaya untuk pembangunan tol ini mencapai Rp 12 triliun.

(dna/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads