Menkeu: Pinjaman Murah untuk Bayar Utang yang Lebih Mahal

Menkeu: Pinjaman Murah untuk Bayar Utang yang Lebih Mahal

- detikFinance
Jumat, 14 Jan 2005 17:06 WIB
Jakarta - Menkeu Jusuf Anwar mengakui, pemerintah Indonesia akan menggunakan tawaran pinjaman murah dari berbagai negara seperti Perancis, Italia dan Spanyol untuk membayar utang yang lebih mahal."Memang sudah ada beberapa tawaran seperti dari Perancis, Italia dan Spanyol. Kalau kita pinter pinjaman murah itu bisa dipakai untuk pembayaran utang yang jauh lebih mahal," kata Menkeu disela-sela ulang tahun ISEI ke-50, Jalan Daksa, Jakarta, Jumat (14/1/2005).Menurut Menkeu, saat ini pemerintah sedang menghitung-hitung kembali dan memformulasikan hitungan dalam APBN termasuk memperhatikan kemungkinan adanya tambahan hibah, penundaan utang yang dikaitkan dengan naik atau tidaknya harga BBM. Ketika ditanya apakah adanya tambahan bantuan termasuk hibah bisa menyebabkan harga BBM tidak jadi naik, Menkeu mengatakan semuanya masih dihitung. Namun Menkeu khawatir jika harga BBM tidak dinaikkan, maka bantuan-bantuan itu bisa habis hanya untuk pengeluaran subsidi BBM. "Kalau BBM tidak dinaikkan, bantuan-bantuan itu bisa habis untuk subsidi BBM. Pokoknya kita sekarang ini sedang menggoreng-goreng," tegasnya. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads