Stasiun Sudirman Baru akan dibangun di seberang Hotel Shangri-La Jakarta. Saat beroperasi penuh, Stasiun Sudirman Baru dikonsep akan terkoneksi dengan jaringan moda transportasi Mass Rapid Transit Jakarta dan KRL Commuter Jabodetabek.
"Stasiun Sudirman Baru akan jadi hub. Ia akan terhubung dengan MRT, KRL, Trans Jakarta. Akan ada connecting. Ini sangat enak," kata Dirut PT Railink M. Fadhil usai acara sertijab Menhub di Kemenhub, Jakarta, Kamis (30/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada city check in dan penyediaan tiket pesawat," jelasnya.
Fasilitas lain yang disiapkan adalah area parkir. Parkir Stasiun Sudirman Baru mampu menampung 200 mobil.
"Area parkir sampai 200 mobil dengan 3 lantai. Ini cukup besar. Cukup signifikan untuk penumpang ke bandara," ujarnya.
KA Bandara rute Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Bandara Soetta membentang sepanjang 38 kilo meter. Saat beroperasi di akhir 2015, KA Bandara akan melayani penumpang selama 20 jam dengan 128 perjalanan per hari. Jarak antar kereta ditargetkan selama 50 menit.
(feb/ang)











































