Cara 'Preman' Menteri Susi Benahi Industri Perikanan RI

Cara 'Preman' Menteri Susi Benahi Industri Perikanan RI

- detikFinance
Jumat, 31 Okt 2014 07:38 WIB
Cara Preman Menteri Susi Benahi Industri Perikanan RI
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti langsung tancap gas melakukan pembenahan setelah dilantik. Dia punya cara agar sektor perikanan dan kelautan tumbuh dan meningkat pesat.

Cara ini mungkin bisa dibilang tidak biasa dan sedikit 'preman' tapi bisa jadi yang paling efektif untuk diterapkan di Indonesia. Apa saja cara-cara yang akan akan digunakan Susi? Berikut ini hasil rangkuman detikFinance, Jumat (31/10/2014).

Mahluk laut yang sedang bertelur dilarang dijual

Susi menginginkan pemerintah daerah mengeluarkan peraturan daerah untuk melarang jual beli kepiting, ikan, dan udang yang sedang bertelur. Tujuannya agar ada kesinambungan produksi di sektor ini.

"Program KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) saya hanya salurkan kalau pemda sudah buat perda (peraturan) pelarangan jual beli kepiting, ikan, udang yang bertelur," kata Susi saat diskusi dengan pengusaha Kadin di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Melarang penebangan hutan bakau dan penggunaan bahan kimia

Selain itu, Susi menambahkan, pemerintah daerah juga harus melakukan pelarangan penebangan hutan bakau, dan pelarangan penggunaan bahan kimia di tambak.

"Itu yang saya buat. Sedikit preman, kalau tidak nanti cucu kita tak tahu apa itu kepiting," tutur Susi.

Tak beri izin tangkap baru

Selain itu, dia juga belum akan mengeluarkan izin untuk kapal-kapal besar yang mencari ikan di perairan Indonesia hingga akhir tahun ini.

"Saya akan benahi dulu, secara internal bicara di dalam ingin moratorium sampai akhir 2014. Saya tak keluarkan izin dulu," tuturnya.

saat ini setidaknya ada 5.400 kapal tangkap ikan yang mendapatkan izin konsesi menangkap ikan di lautan Indonesia. Hanya saja dari jumlah itu, setoran ke negara berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sangat kecil.
Halaman 2 dari 4
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads