Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka inflasi Oktober 2014. Bulan lalu, terjadi inflasi 0,47% secara bulanan (month on month).
Dengan begitu, inflasi tahunan (year on year) tercatat 4,02%. Sementara inflasi sepanjang Januari-Oktober 2014 (year to date) adalah 4,19%.
Demikian dikemukakan Suryamin, Kepala BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (3/11/2014). "Penyebab inflasi adalah kenaikan tarif listrik dan harga elpiji," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPS mencatat 74 kota mengalami inflasi dan hanya 8 kota yang deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual, Maluku yang mencapai 2,18% dan terendah di Mamuju, Sulawesi Barat yaitu 0,06%. Sementara kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Sorong, Papua dengan 1,8%.
"Inflasi di Tual tinggi karena sayuran, ikan, listrik, dan elpiji," ujar Suryamin.
(hds/hen)











































