Ini Penyumbang Inflasi Oktober 2014

Ini Penyumbang Inflasi Oktober 2014

- detikFinance
Senin, 03 Nov 2014 13:50 WIB
Ini Penyumbang Inflasi Oktober 2014
Suryamin, Kepala BPS
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka inflasi Oktober 2014. Bulan lalu, terjadi inflasi 0,47% secara bulanan (month on month).

Secara tahunan atau year on year (yoy) inflasi tercatat 4,02%. Sementara inflasi sepanjang Januari-Oktober 2014 (year to date) adalah 4,19%.

Menurut Kepala BPS Suryamin, angka inflasi di bulan Oktober 2014 masih terkendali di bawah 0,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inflasi Oktober terkendali di bawah 0,5%, inflasi tahun kalender saja 4,19%. Bagus, artinya target tempo hari bisa terpenuhi," katanya di kantor BPS, Jakarta, Senin (3/10/2014).

Dia menyebutkan, penyebab inflasi bulan Oktober adalah tarif listrik dan bahan bakar rumah tangga (elpiji) yang mengalami kenaikan 4,42%.

"Ini terkait kebijakan pemerintah secara bertahap mengurangi subsidi tarif listrik dan elpiji," ujarnya.

Lalu, cabai merah juga menyumbang inflasi. Harga cabai merah naik 40,52% karena produksi berkurang di beberapa daerah karena kekeringan. Kenaikan harga cabai merah terjadi di 74 kota, tertinggi di Banyuwangi 106% dan Sumenep 81%.

Tarif angkutan udara juga menyumbang inflasi, dengan perubahan harga sebesar 3,4%. Penyebabnya adalah peningkatan jasa angkutan udara. Inflasi terjadi di 28 kota, tertinggi di Palembang 29%, Samarinda 28%.

Beras pun menyumbang inflasi dengan perubahan harga 0,78%. Ini karena mulai masuki masa paceklik di beberapa daerah. Terjadi di 46 kota, tertinggi di Pare-pare sampai 6% dan Cilacap 5%.

Sementara beberapa komoditas yang menghambat inflasi antara lain:

  • Daging ayam ras. Penurunan harga 9,65%, karena pasokan yang banyak.
  • Telur ayam ras. Penurunan harga 2,9%. Penyebabnya, permintaan sudah normal karena melewati lebaran dan puasa.
(drk/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads