Pemerintah Kaji Tingkat Suku Bunga T-Bill
Sabtu, 15 Jan 2005 13:46 WIB
Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji tingkat suku bunga bagi penerbitan Surat Perbendaharaan Negara (FPN/T-Bill). Diperkirakan tingkat bunga T-Bill tersebut akan sama dengan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI)."Bunganya berapa, saat ini belum ditetapkan. Tetapi kalau melihat pasarnya, antara SBI dan T-Bill kan sama, jadi kelihatannya suku bunga T-Bill tidak akan jauh berbeda dengan suku bunga SBI."Demikian dikatakan Dirjen Perbendaharaan Negara Depkeu Mulia P Nasution, di sela diskusi mengenai Moratorium Utang di Marios Place, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/1/2005).Mulia menambahkan, pemerintah belum menetapkan jangka waktu T-Bill tersebut. Apakah akan mengikuti jangka waktu SBI yakni satu bulan atau tiga bulan, ataukah lebih panjang lagi misalnya satu tahun."Soal jangka waktu juga sedang dikaji, karena akan mempengatruhi cash flow pemerintah," kata Mulia.Dalam kesempatan itu, Mulia memastikan bahwa penerbitan T-Bill akan dimulai pada tahun 2005 ini sesuai amanat UU. Penerbitan T-Bill ini dimaksudkan untuk mengganti SBI.Sementara itu, Mulia juga menyebutkan, pemerintah pada akhir Januari atau awal Februari akan kembali menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) sebagai bagian pembiayaan APBN. Rencananya SUN akan diterbitkan setiap bulan.Sayangnya, Mulia enggan menyebutkan berapa target indikatif penerbitan SUN pada Januari ini. Ia beralasan pemerintah tidak mau memojokkan pasar.
(fab/)











































