Berkebaya, Menteri Susi Terima Kunjungan Dubes Norwegia

Berkebaya, Menteri Susi Terima Kunjungan Dubes Norwegia

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2014 09:54 WIB
Berkebaya, Menteri Susi Terima Kunjungan Dubes Norwegia
Jakarta - Pagi ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didatangi Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Ole Schanke Eikum di ruang kerjanya. Susi pagi ini mengenakan pakaian kebaya putih lengkap dengan sanggul di kepalanya.

Susi menjelaskan pembicaraan keduanya terkait kerja sama pengembangan sektor perikanan budidaya di Indonesia. Norwegia memberikan dana bantuan bagi Indonesia mengembangkan sistem budidaya ikan laut atau aqua culture di salah satu kabupaten Indonesia.

"Hari ini duta besar Norwegia ingin mem-follow up kerja sama perikanan di Kabupaten Yapen, Papua Barat," ungkap Susi di Gedung Mina Bahari Lantai 7, kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Susi menambahkan proyek yang ditawarkan Norwegia di Kabupaten Yapen, Papua Barat, adalah aqua culture atau budidaya ikan laut. Ada dua jenis ikan laut yang akan dibudidaya dengan menggunakan sistem aqua culture yaitu tuna jenis yellow fin dan baramundi.

Proyek ini direncanakan akan dimulai pada Desember 2014. Sekarang pemerintah bersama pihak Norwegia sedang melakukan penyelesaian studi kelayakan (feasibility study).

"Project ini sustainable, dan kita jaga dari sisi kualitas lingkungannya. Mudah-mudahan kita bisa jadikan aqua culture bagaimana kita mempertahankan kelestarian lingkungan," papar Susi.

Ole Schanke Eikum menyambut baik kerja sama antara kedua negara. Ia mengatakan proyek ini adalah bagian dari dukungan pemerintah Norwegia terhadap visi-misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin meningkatkan devisa dari hasil laut.

"Pak Jokowi sangat populer dengan kekuatan maritim serta konsep bagaimana ia menguatkan ekonomi kelautan. Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan dan kami ingin berkontribusi lebih besar bagi Indonesia untuk membangun lapangan pekerjaan dengan good technology, good knowledge bagi Indonesia," jelasnya.

(wij/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads