"Membangun infrastruktur itu sama dengan membangun negara. Jadi kalau JSS dibangun, maka harus dibangun juga jembatan dari Jawa sampai Papua. Kalau hanya JSS yang dibangun, pembangunan hanya akan terpusat di Jawa dan Sumatera," tegasnya usai membuka acara Sosialisasi dan Aplikasi SNI Pracetak dan Prategang di Kantor Kementerian PU Pera, Jakarta, Selasa (4/10/2014).
Ia menambahkan, secara teknis sebenarnya proyek ini sudah memenuhi persyaratan untuk dapat dikatakan layak dikerjakan. "Sekarang ini dari segi technically, PU Pera sudah siap dengan penelitian dan sebagainya," sambung dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi masalah ini belum dibahas dalam sidang kabinet. Tapi kalau dilihat dari running text berita, sudah dibilang tidak akan lanjut. Kita akan ikuti keputusan itu untuk tidak melanjutkan. Kita ikuti saja arahan dari Bappenas," jelasnya.
Hari ini Basuki dijadwalkan membuka acara Sosialisasi dan Aplikasi SNI Pracetak dan Prategang di Kantor Kementerian PU Pera. Namun ia tak sempat menyampaikan pidato pembuka lantaran harus bergegas menuju Istana untuk rapat dengan presiden. Pembukaan pun berlangsung singkat, hanya ditandai dengan pemukulan Gong.
"Mohon maaf, saya tidak bisa berlama-lama karena harus segera ke Istana Negara," tandasnya.
(dna/hds)











































