Media tersebut menyinggung aktivitas Tiongkok yang rutin memburu serta mengkonsumsi salah satu jenis spesies ikan yang paling dilindungi dunia karena dianggap punah yaitu ikan pari. Karena desakan tersebut, Xie Feng berkomitmen negaranya tak lagi memburu dan mengkonsumsi ikan pari yang dilindungi.
"Kebijakan Pemerintah Tiongkok untuk melindungi spesies yang hampir punah. Jadi kami bekerja sama dengan komunitas internasional termasuk Indonesia untuk melakukan itu. Jadi terkait itu, banyak upaya yang telah dilakukan dan harus terus dilakukan," papar Xie di depan puluhan awak media yang hadir di Gedung Mina Bahari I, kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (4/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, ikan pari adalah bagian dari itu. Dan seperti dikatakan Dubes Tiongkok, mereka akan menghormati apa yang disepakati dunia. Dan itu tugas media untuk terus mengingatkan apa yang mereka katakan," kata Susi dengan serius.
Susi menegaskan Tiongkok harus sadar jika ikan pari adalah satu spesies jenis ikan yang segera punah jika tidak dilindungi. Oleh karena itu ia mendesak Tiongkok tak lagi memburu ikan pari.
"Mereka (Tiongkok) mengakui itu masalah, mereka mengakui itu harus dihentikan jadi kami bekerja sama sebagai partner strategis untuk terus menjalankan bisnis perikanan dengan cara yang berkesinambungan. Dan sustainability adalah kata kunci dalam melakukan ini," jelas Susi.
(wij/ang)










































