Rachmat Gobel Blusukan ke Pasar Cipinang, Ini Hasilnya

Rachmat Gobel Blusukan ke Pasar Cipinang, Ini Hasilnya

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2014 09:38 WIB
Rachmat Gobel Blusukan ke Pasar Cipinang, Ini Hasilnya
Jakarta - Mendag Rachmat Gobel memastikan harga dan pasokan beras di Jakarta stabil menjelang akhir tahun. Hal ini karena Perum Bulog telah melakukan operasi pasar (OP) beras.

Rachmat yang ditemani Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) AAGN Puspayoga, hari ini blusukan ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Ia memastikan OP beras juga akan dilakukan di seluruh Indonesia. Harga OP beras yang digelar Bulog mencapai Rp 7.750 per Kg.

"Kenaikan tak terjadi dengan operasi pasar dan stok masih ada, untuk mengantisipasi agar tak terjadi kenaikan harga. Kita memantau agar kenaikan tak berlebihan. Operasi pasar di seluruh Indonesia," kata Rachmat di Pasar Induk Cipinang, Kamis (6/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia memastikan tahun ini tak akan ada tambahan impor beras kepada Perum Bulog. Pada 2014, Perum Bulog mendapat izin untuk mengimpor beras sebanyak 425.000 ton jelang akhir tahun.

"Dari ketersediaan beras, saat ini tak ada impor lagi, masih sisa-sisa lama. Untuk suplai dan distribusi beras tak ada masalah, kita akan terus pantau di daerah-daerah," katanya.

Sementara itu, Manajer Perdagangan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Sumita mengatakan ketersediaan beras di Pasar Cipiang sebanyak 30.000 ton, atau cukup untuk 10 hari memenuhi kebutuhan di Jakarta.

"Tiap hari beras yang masuk ke PIBC sebanyak 2.500-3.000 ton dan kebutuhan beras untuk daerah Jakarta sebanyak 3000 ton per hari," kata Sumita.

Sumita menjelaskan bahwa mayoritas beras yang masuk ke PIBC dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Saat ini belum ada kenaikan harga dan ke depannya untuk antisipasi ada stok yang banyak sehingga masyarakat tak perlu khawatir," katanya.

(hen/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads