Proyek pembangunan Kereta Api Bandara jenis KRL (kereta rel listrik) terus bergulir. Proyek ini ditargetkan dapat selesai pengerjaan fisiknya dan dapat beroperasi pada Januari 2016.
"Target kita awal januari 2016 sudah operasi, artinya satu tahun lagi," ujar Direktur Utama PT Railink Muhammad Nurul Fadhila dalam seminar Indonesia Aviation Business Forum 2014 di JCC, Jakarta, Rabu (6/11/2014).
Kereta ini, lanjut dia, akan menghubungkan bandara dengan jalur kereta api dalam kota Jakarta yang titik pertemuannya ada di Batu Ceper-Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menaiki kereta api bandara ini, penumpang dapat merasakan sensasi menaiki pesawat. Pasalnya, dari 272 kursi yang disediakan dalam satu rangkaian tidak disediakan area untuk penumpang berdiri.
"Full semua harus duduk. Pokoknya kami akan buat penumpang senyaman mungkin," tegasnya.
(dna/ang)











































