"Optimalisasi penerimaan sampai akhir tahun. Saya minta aparat Ditjen Bea Cukai agar capaian akhir tahunnya lebih baik dari sebelumnya," ungkap Bambang di kantornya, Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Bambang menuturkan, dalam beberapa tahun sebelumnya, penerimaan dari bea cukai memang selalu di atas target. Tapi untuk tahun ini sepertinya sedikit lebih berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu penyebabnya adalah penurunan produksi rokok. Memang sejatinya, menurut Bambang, kebijakan cukai bertujuan untuk mengurangi konsumsi rokok.
"Nggak apa-apa produksi rokok turun. Karena tujuan cukai kan supaya konsumsi rokok turun," katanya.
Namun harus dapat dipastikan tidak ada tindakan penggelapan yang membuat penerimaan menurun.
"Cuma saya memastikan, penurunan ini karena kebijakan cukai. Bukan karena ada cukai ilegal dan penggelapan cukai. Kalau itu bisa dilakukan, penyerapan bisa lebih besar," paparnya.
(mkl/hds)










































