Sibuknya Menkeu Bambang, dari Genjot Cukai Hingga Terima Banyak Tamu

Kinerja Menteri

Sibuknya Menkeu Bambang, dari Genjot Cukai Hingga Terima Banyak Tamu

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2014 20:35 WIB
Sibuknya Menkeu Bambang, dari Genjot Cukai Hingga Terima Banyak Tamu
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro hari ini cukup sibuk. Ia memulai tugasnya dengan memimpin rapat koordinasi di kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Jakarta.

Dalam rapat yang dihadiri oleh beberapa Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), Bambang menagih komitmen untuk optimalisasi penerimaan dari sisi bea keluar, bea masuk, dan cukai.

Agenda ini berlangsung cukup lama, sampai akhirnya Bambang kembali ke kantor pada pukul 15.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kantor, Bambang menerima beberapa orang tamu. Awalnya adalah Kepala Eksekutif LPS Kartika Wirjoatmodjo dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas.

Pertemuannya terkait dengan forum koordinasi stabilitas sistem keuangan (FKSSK). Lebih spesifik membahas persiapan pengajuan rancangan undang-undang (RUU) Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) ke DPR.

Tamu selanjutnya adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago datang pada pukul 17.00 WIB bersama pada deputi dan stafnya.

Hasil dari pertemuannya adalah rencana untuk memulai rancangan program jangka menengah panjang nasional (RPJMN) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) perubahan 2015.

Dalam kesempatan itu, Andrinof menuturkan pertemuan dengan Bambang membahas persiapan program kerja pemerintah yang akan terangkum dalam Rancangan Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) perubahan 2015.

"Nggak ada yang subtantif, hanya menyiapkan timeline, RPJMN, RKP, RAPBN P 2015," ujar Andrinof.

Andrinof tidak menyebutkan lebih spesifik program yang dimaksud, karena ini merupakan awal dari koordinasi dengan garis struktural yang baru. Kementerian PPN/Bappenas sekarang langsung bertanggung jawab kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ini cuma menyusun timeline kerja kita, kerjasama antara Bappenas dan Kemenkeu. Makanya cuma sebentar," sebutnya.

Dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh Wamenkeu Mardiasmo, Plt Kepala BKF Andin Hadiyanto, Dirjen Perimbangan Keuangan Budiarso Teguh Widodo dan Deputi Kementerian PPN Rahma Iriyanti.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads