Gaji Bos dan Karyawan di Perusahaan Ini Bagai Langit dan Bumi

Gaji Bos dan Karyawan di Perusahaan Ini Bagai Langit dan Bumi

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2014 08:20 WIB
Gaji Bos dan Karyawan di Perusahaan Ini Bagai Langit dan Bumi
Jakarta - Menjadi seorang pelayan makanan di Amerika Serikat (AS) mungkin sudah sangat bersyukur ketika setiap jam mendapat gaji US$ 7,25. Tapi tidak sedikit dari mereka yang membayangkan bergaji seperti CEO perusahaannya dan ingin berusaha sekeras mungkin.

Satu kajian dari Atlantic menyebutkan ada peningkatan kesenjangan antara CEO dan karyawannya dalam 50 tahun terakhir. Tahun 1965 rata-rata CEO bergaji 20 kali lebih banyak. Tahun 2000 meningkat jadi 411 lebih banyak.

Berikut ini perusahaan kelas dunia yang jarak antara gaji bos dan karyawan terendahnya bagaikan langit dan bumi, seperti dikutip dari The Richest, Jumat (7/11/2014).

8. CVS

Dari satu toko di Massachusetts pada 1963, CVS telah berkembang menjadi perusahaan farmasi terkemuka di AS. Bahkan berada pada peringkat 12 di AS dalam daftar Fortune 500. CEO CVS Larry Merlo menjalani karirnya dari Executive Vice President, kemudian ke COO dan akhirnya menjadi CEO pada 2011.

Sebagai CEO, Merlo menghasilkan US$ 6.800 per jam. Berbeda dengan karyawannya yang membuat rata-rata US$ 8,81 per jam. Studi dari PayScale Inc, CVS memiliki kesenjangan upah tertinggi dengan 769 kali lebih banyak.

Pendapatan Merlo meningkat 44% pada 2012. Jauh lebih tinggi dibandingkan labaΒ  perusahaannya yangΒ  mencapai 15%.

7. TJ Maxx

TJ Maxx yang merupakan merk fesyen ternama dunia dipimpin oleh CEO Carol Meyrowitz. Produktivitasnya bernilai US$ 7.260 per jam sejak bekerja pada 2007 lalu. Laba perusahaan pun meningkat tiga kali lipat.

Sedangkan karyawannya, dibayar US$ 7,85 dalam setiap jam produktivitasnya. Bila dibandingkan maka gaji Meyrowitz 924 kali karyawannya.

6. GAP

GAP adalah perusahaan yang menjual pakaian casual. Dari jenas hingga t-shirt untuk bayi, anak-anak sampai dewasa. Tokonya sampai sekarang sudah ada ribuan di berbagai negara.

Pada 2007, Glenn Murphy bertanggung jawab sebagaio CEO. Ia mendapatkan US$ 8.200 per jam atau 947 kali lipat dibandingkan dengan karyawannya.

Kabar lebih buruk menyebutkan, untuk beberapa pekerja di pabrik pakaian GAP, seperti India dan Bangladesh tidak menjamin sepenuhnya soal gaji dan keamanan.

5. Dollar General

CEO Dollar General Rick Dreiling mendapat US$ 7.700 per jam dari setiap produktivitasnya. Sedangkan pekerja ritel yang menjadi bawahannya hanya mendapat US$ 7,70 per jam. Dreiling 1007 kali lebih banyak dari karyawan terendahnya.

4. Walmart

Doug McMillon merebut posisi CEO Walmart pada 2014 dari Mike Duke. Meskipun pernah menajdi penjual produk beberapa tahun sebelumnya, membuat kesenjangan gaji antara CEO dengan karyawan dipersempit. Gaji McMillon 1034 lebih banyak dibanding karyawannya.

3. Starbucks

Howard Shultz memiliki peran besar membuat Starbucks memiliki rantai panjang usaha di dunia. Warung kopi yang terinspirasi dari kota Milan ini mengantarkan Shuilz sebagai CEO Starbucks,

Dengan jabatan tersebut, Sultz mencatatkan gaji lebih besar 1.135 kali lipat dibandingkan barista atau karyawannya.

2. McDonald's

Don Thompson dipromosikan sebagai CEO McDonald's pada 2012. Ia memimpin seluruh ritel McDonald's yang tersebar di seluruh dunia.

Sebelumnya, Thompson sempat mengawali tugasnya bersama juru masak dan kasir di salah satu restoran di Chicago. Sayangnya itu tidak cukup menggugah empati Thompson untuk menggaji karyawannya lebih besar.

Gaji Thompson 1.196 kali lebih besar dibandingkan karyawannya yang hanya sebesar US$Β  7,73 per jam.

1. Abercrombie & Fitch

Abercrombie & Fitch menjadi perusahaan yang cukup kontroversial di mata publik. Setelah CEO Michael Jeffries mengungkapkan pernyataan yang secara tidak sengaja mendikriminasikan orang tertentu.

Tapi tetap saja, produknya banyak terjual dan perusahaan mendapatkan untung yang besar. Sebagai CEO, Jeffries bergaji 1.640 dari karyawannya yang sebesar 8 jam.
Halaman 2 dari 9
(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads