"Ya harus setuju ini kan untuk pemberdayaan masyarakat kita bagaimana dia (nelayan) mau makmur cari solarnya sulit tangkapan ikannya juga nggak jelas dia harus bayar," papar Tjahjo saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (7/11/2014).
Ia menyadari nasib nelayan kecil jauh dari kondisi sejahtera. Menurutnya dengan retribusi dan pajak oleh pemda selama ini justru membebani para nelayan kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai dana alokasi khusus (DAK) yang sedang disiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengganti pendapatan asli daerah (PAD) yang berkurang dari penghapusan pajak dan retribusi, ia menyerahkan hal itu kepada pihak kementerian keuangan.
"DAK yang memutuskan nanti biar menteri keuangan," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro siap mendukung ide Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk membebaskan pajak dan restribusi terhadap nelayan. Bambang mendukung ide tersebut, asalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di kementerian KKP yang ditargetkan tercapai. Susi menargetkan PNBP perikanan laut naik dari Rp 250 miliar menjadi Rp 1,5 triliun atau naik 500%.
"Nggak masalah. Kan Bu Susi ingin PNBP-nya meningkat," kata Bambang di Hotel Four Seasons.
(wij/hen)










































