Dephub Tawarkan 10 Proyek Infrastruktur Senilai US$ 2,5 Miliar
Senin, 17 Jan 2005 11:49 WIB
Jakarta -
Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengatakan pihaknya menawarkan 10 proyek infrastruktur di bidang perhubungan laut, udara dan darat kepada pihak swasta baik asing maupun domestik. Nilai proyek tersebut seluruhnya sekitar US$ 2,5 miliar.Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa disela-sela acara Indonesian Infrastructure Summit di hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (17/1/2004)."Ada sekitar 10 proyek yang kita tawarkan dimana 5 proyek diantaranya adalah proyek perhubungan laut dan 5 proyek perhubungan udara," kata Hatta.Hatta menyebutkan kesepuluh proyek perhubungan laut dan udara tersebut antara lain pelabuhan laut di Bojonegara di Serang-Banten, Jakarta Newport Extension di Ancol Timur, Lamong City di Tanjung Perak dan pelebuhan di Balikpapan. Selain itu ada juga proyek New Airport Medan Baru, Soekarno-Hatta Bandara Extension, proyek fasilitas logistik dan kawasan Indonesia Terbuka, Lombok Airport dan Rule Way dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Manggarai.Dikatakan Hatta, semula pemerintah berencana menawarkan pula proyek bandara Hassanudin kepada swasta dalam forum ini. Namun hal itu urung dilakukan karena pihak Angkasa Pura selaku pengelolanya telah menyatakan akan membangun bandara tersebut. "Karena sudah ditangani oleh Angkasa Pura maka kita tidak tenderkan," tegasnya.Menurut Menhub, total pembiayaan kesepuluh proyek itu berjumlah sekitar US$ 2,5 miliar. "Proyek yang kita tawarkan itu adalah untuk proyek tahap pertama dan akan ada proyek lain yang akan kita tawarkan di tahap kedua nanti," ujarnya.Hatta mengungkapkan bahwa proyek-proyek yang ditawarkan pemerintah tentunya akan sangat diminati pihak swasta asing atau lokal karena proyek tersebut bernilai ekonomis dan profit yang cukup tinggi. "Ya nilai return-nya sekitar 15-20 persen," terang Hatta.Saat ini, kata Hatta, sudah ada sejumlah investor yang sangat tertarik pada pembangunan proyek itu diantaranya pihak Singapura dan investor lokal lainnya. "Dan saya yakin nantinya akan ada investor lain lagi yang berminat dalam proyek ini," katanya sembari mengungkapkan bahwa pelaksanaan tender itu dilakukan seperti halnya tender yang biasa dilakukan.Ketika disinggung soal proyek rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh, Hatta mengungkapkan proyek tersebut tidak ditawarkan dalam forum ini dikarenakan proyek di Aceh telah mempunyai pledge tersendiri melalui APBN dan bantuan lainnya.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































