Syarat Khusus Jadi Dirjen: Tahu Seluk Beluk Kantor Pajak

Syarat Khusus Jadi Dirjen: Tahu Seluk Beluk Kantor Pajak

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2014 18:33 WIB
Syarat Khusus Jadi Dirjen: Tahu Seluk Beluk Kantor Pajak
Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menjadi unit eselon yang cukup krusial di tubuh pemerintahan. Unit ini menjadi tulang punggung penerimaan negara.

Kiagus Badaruddin, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai, posisi Dirjen Pajak tidak bisa lagi orang yang baru belajar. Tapi sosok yang harus mengerti penuh soal perpajakan, sehingga bisa langsung bekerja.

Saat ini Kemenkeu memang sedang mencari calon Dirjen Pajak baru, menggantikan Fuad Rahmany yang pensiun bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi orang yang betul-betul sudah paham. Biar bisa cepat larinya," ujar Badaruddin, di Gedung Djuanda Kemenkeu, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Di samping itu, juga harus dipastikan pemahamannya soal mekanisme birokrasi dari Ditjen Pajak. Karena ada ratusan kantor cabang dengan puluhan ribu pegawai pajak di dalamnya.

Untuk itu, diperlukan sosok dengan pengalaman yang cukup lama di bidang perpajakan. Sehingga mampu menjawab berbagai hambatan dan tantangan yang ada selama ini.

"Dia harus mengerti seluk beluknya kantor-kantor pajak," terangnya.

Badaruddin mengakui, beberapa Dirjen Pajak sebelumnya sangat paham akan perpajakan. Namun masih sulit merealisasikan setoran pajak berdasarkan target yang ditetapkan dalam APBN.

"Nggak mungkin orang yang nggak ngerti pajak, yang mengerti saja nggak sampai target, apalagi nggak (mengerti)," tegasnya.

(mkl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads