Menumpang pesawat Garuda dengan jadwal penerbangan paling awal pukul 5.45 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, Basuki tiba di Bandara Sutan Thaha tepat pukul 07.00 WIB.
Basuki tak sendiri, bersamanya turut hadir pula Dirketur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Kemeterian PU Pera Mudjiadi dan sejumlah pejabat PT Waskita Karya Tbk selaku kontraktor pelaksana konstruksi proyek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun proyek-proyek tersebut adalah Bendung Batang Asai, Bendung Limun dan Irigasi area persawahan di sekitar kawasan tersebut.
Berangkat pukul 3.30 dini hari dari rumahnya di Komplek Perumahan Pegawai PU, Rawa Semut, Bekasi, Basuki membawa misi khsusu berkomunikasi dengan para warga yang lahannya terkena proyek pengerjaan proyek tersebut. Dalam pekerjaan proyek ini, ada 4 kepala keluarga (KK) dari total 34 KK yang belum menyetujui harga untuk pembebasan lahan.
Basuki akan melakukan dialog seperti yang pernah dilakukan oleh Jokowi. "Sudah dua tahun proyek ini tersendat. Kita akan coba selesaikan dengan komunikasi. Kita kedepankan dialog meskipun bisa ditempuh dengan jalur hukum. Kita coba dulu toh. Kalau sudah diajak komunikasi masa nggak ngerti," tutur dia ketika tiba di Bandara Sutan Thaha, Jambi, Rabu (12/11/2014).
(dna/ang)











































