Pernyataan tersebut disampaikan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam acara 'US-Indonesia Investment Summit' di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
"Bandung itu seperti Singapura. Kita tidak punya sumber daya alam, tapi kita punya banyak sumber daya manusia yang berkualitas baik," jelas Emil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada sisi pariwisata, tiap tahun Bandung kedatangan 6 juta wisatawan mancanegara. Padahal saat ini Bandung baru siap menampung 500 ribu wisatawan mancanegara tiap tahunnya. Karena itu, ujar Emil, Bandung ingin segera membangun sistem transportasi.
"Sistem transportasi banyak dibutuhkan. Sehingga kalau ke Bandung diimbau pakai kereta. Jangan pakai mobil yang dapat menyebabkan macet," jelas Emil.
Soal ekonomi, Emil mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bandung adalah 9%. Emil mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bandung adalah yang terbaik di Indonesia.
"Sekarang akses dari Bandung lebih mudah terbang ke Singapura daripada ke Jakarta. Karena sekarang bandaranya diperluas dan sekitar 12 bulan dari sekarang akan selesai. Sehingga dapat lebih mudah dalam transportasi tak perlu ke Jakarta," tutur Emil.
Laju inflasi di Bandung, lanjut Emil, mengikuti tren inflasi nasional. Emil mengatakan, dirinya saat ini tengah berusaha untuk menahan potensi laju inflasi yang disebabkan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga BBM subsidi.
"Perekonomian kami baik, sehingga investasi dan masyarakat banyak yang dapat melakukan bisnis," ujar Emil.
Pada kesempatan itu Emil mengatakan, Bandung merupakan kota tujuan nomor satu untuk kuliner di Indonesia. Ini karena tiap kabupaten di Bandung harus memiliki pasar kuliner.
Untuk transportasi, Emil mengatakan, Bandung akan siap melaksanakan proyek infrastruktur senilai US$ 600 juta, yang diperuntukkan kepada transportasi publik. Salah satu transportasi yang dalam waktu dekat dibangun adalah monorel.
(dnl/hen)











































