Salah satu caranya dengan blusukan alias terjun langsung dengan mencari sumber permasalahan di lapangan. Para menteri ini tak hanya blusukan di hari kerja tapi juga di akhir pekan.
Menteri mana saja yang blusukan akhir pekan lalu? Simak hasil rangkuman detikFinance di sini, Senin (17/11/2014).
Menteri Perindustrian Saleh Husin
|
|
Kunjungan pertama, pada hari Jumat siang (14/11/2014), Saleh tiba di Pulau Rote dengan menumpang pesawat yang berangkat dari Halim Perdana Kusuma.
Saleh yang ditemani sang istri, Andrew, langsung disambut pemerintah daerah Rote.
Di kota kelahirannya itu, Politisi Hanura ini mendatangi pengrajin tenun ikat khas Rote dan berjanji bakal memanjukan industri kecil dan menengah itu. Tak hanya itu, malam hari pun dia mengajak warga berkumpul di alun-alun untuk makan malam. Dia mentraktir ratusan warga dan muspida Rote untuk makan malam di alun-alun itu.
Usai dari Rote, Saleh terbang ke Kupang pada Sabtu pagi. Di ibukota NTT tersebut, Saleh mengkuti beberapa rangkaian acara. Di antaranya mendengarkan keluhan pengusaha garam yang ingin berinvestasi di Kupang namun terkendala lahan.
Saleh juga memberikan bantuan beberapa mesin jahit dan alat tenun kepada Industri Kecil Menengah di beberapa kabupaten di NTT. Siangnya, Saleh blusukan ke pabrik semen BUMN milik PT Semen Kupang (Persero).
Pabrik semen ini masuk katagori 'sakit', karena kekurangan modal dan kesulitan keuangan. Kualitas produksinya yang kecil pun berakibat pangsa pasar BUMN ini hanya 0,45% dari kapasitas produksi nasional.
Kedatangan Saleh cukup memberi angin segar bagi perusahaan yang berniat untuk menambah pabrik agar meningkatkan kapasitas produksi yang lebih besar, hingga 1,5 juta ton per tahun.
Pemerintah, kata Saleh kepada Direksi Semen Kupang, berjanji mengupayakan agar bisa merealisasikan recana tersebut. Jika rencana pengembangan Semen Kupang terealisasi, maka dampak positifnya akan sangat besar seperti bisa mempermudah distribusi semen ke Papua agar harganya lebih murah sebab kapasitas produksi Semen Kupang ikut bertambah.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
|
|
Hari ini, Basuki memantau sejumlah lokasi terkait penanggulangan banjir ini. Lokasi pertama yang disambangi adalah Kampung Pulo, Jakarta Timur. Di lokasi ini ia melihat sendiri kondisi pemukiman yang dikenal sebagai kawasan rawan banjir ini.
Basuki melanjutkan aktifitasnya meluncur ke Puntu Air Manggarai. Di sini ia melihat sendiri kesipan pintu air yang menjadi salah satu tulang punggung penanggulangan banjir di ibu kota.
Di Pintu Air Manggarai memang tengah dilakukan pengerjaan untuk menambah satu pintu air yang diharapkan mampu mengurangi debit air yang masuk ke Jakarta bila terjadi luapan di Sungai Ciliwung.
"Pintu Manggarai saya kira sudah siap di akhir Desember. Yang di Manggarai itu yang 1 pintu tambahan. Yang dari 300 meter kubik per detik menjadi 500 meter kubik perdetik," jelas dia.
Lokasi lain yang juga disambanginya adalah Pintu Air Karet, dan dialnjutkan dengan memantau kesiapan pompa air di Waduk Melati dan pompa air di Setia Budi. Ia pun berkoordinasi juga dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Pompa di Waduk Melati sudah siap. 6 pompa semuanya sudah siap semua. Kalau yang di setiabudi ada beberapa pompa yang sedang rehab (perbaikan). Saya telpon DKI (Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta) untuk segera difunsikan. Karena tadi dua dicoba bisa semua, tapi ada beberapa yang sering ngadat jadi saya telpon DKI," pungkas dia.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel
|
|
Rencananya, rapat dihadiri oleh perwakilan dari Perum Bulog, Kepolisian RI, dan Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu tentu hadir pula kementerian-kementerian terkait.
Sebagai informasi, sepekan ini sejumlah harga bahan kebutuhan pokok terutama sayur mayur mengalami kenaikan cukup signifikan. Sejumlah faktor dari mulai kekeringan hingga isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi penyebabnya.
Salah satu upaya untuk menstabilkan harga adalah dengan menekan aksi spekulasi. Rachmat menegaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak penegak hukum seperti Kepolisian RI dan Badan Intelijen Negara (BIN). Aparat penegak hukum akan menindak tegas spekulan yang menyebabkan harga kebutuhan pokok melonjak.
"Hanya untuk mengatasi hasil spekulasi ya. Kemendag bersama-sama akan meningkatkan dan mengoptimalkan barang beredar dengan melibatkan Polri dan BIN di daerah-daerah," tegas Rachmat.
Selain menekan spekulasi, lanjut Rachmat, Kemendag juga mendorong perdagangan antar daerah. Misalnya suatu daerah kekurangan cabai, bisa dipasok dari daerah yang surplus.
"Di Pulau Jawa menggunakan kereta api. Kalau antar pulau itu sudah pasti dengan kapal, tidak ada lagi selain kapal. Kita akan koordinasikan lebih lanjut," katanya.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
|
|
Kepada detikFinance, Jonan bercerita, Bandara Ngurah Rai saat ini mulai tampak modern dan berbenah. Namun perlu ada penyelesaian pekerjaan di sejumlah tempat.
"Kebersihan dan keamanan baik sekali, namun perlu dijaga konsistensinya. Air Traffic Control (ATC) perlu dimodernisasi, termasuk upaya menambah peralatan yang lebih baik, mengingat pertumbuhan penerbangan yang terus meningkat," kata Jonan Senin (17/11/2014).
Selain itu, ujar Jonan, koordinasi antara Perum Navigasi Udara selaku pengelola ATC dengan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II juga perlu ditingkatkan, agar keselamatan penerbangan menjadi lebih sempurna.
Saat mengunjungi bandara dan ATC tersebut, Jonan didampingi oleh Direktur Utama Angkasa Pura I Tomi Sutomo dan Direktur Utama Angkasa Pura II Tri Sunoko.
"Saya mendarat di Bandara Ngurah Rai dengan Penerbangan GA420 sekitar jam 20.40 WITA. Pesawat terlambat sekitar 90 menit dari jadwal," ungkapnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
|
|
Kunjungan pertama, pada Sabtu pagi Susi menuju Kabupaten Natura di Kepulauan Riau, setelah berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Di pulau terdepan Indonesia ini, Susi mengajak Kabareskrim Mabes Polri Suhardi Alius, Sekjen KKP Sjarief Widjaja serta Dirjen Pesisir dan Pulau Kecil KKP Sudirman Saad. Susi bersama rombongan, sesuai jadwal, saat tiba langsung melakukan dialog dengan Bupati Natuna terkait perikanan.
Usai berdialog, Susi menuju Pulau Tiga memakai jalur laut untuk meninjau kapal hasil tangkapan hingga siang ini. Pada sorenya, Susi bersama rombongan harus terbang memakai pesawat khusus menuju Pontianak Kalimantan Barat.
Di sini, Susi langsung menuju Satuan Kerja Pengawasan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Pontianak untuk melakukan kunjungan dan dialog. Pada hari Minggu Susi kembali melanjutkan kunjungan kerja menuju Kabupaten Berau Kalimantan Timur.
Setelah blusukan di Berau, malam harinya Susi melepaskan 69 ekor anak penyu (tukik) ke laut. "Ini bisanya cuma kalau dilepas malam hari," ujar Susi.
Susi tampak sigap dalam melepaskan tukik tersebut. Ia duduk di pinggir pantai mengeluarkan satu per satu dan mengarahkan tukik agar berjalan ke arah laut.
"Jangan balik lagi ya. Ayo lepas, lepas," kata Susi sembari menghalau tukik.
Derawan merupakan kawasan konservasi taman pesisir dan pulau-pulau kecil yang menjadi habitat bagi penyu hijau. Susi ditemani oleh Bupati Kabupaten Berau Makmur dan Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Sudirman Saad beserta jajaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah daerah setempat.
Halaman 2 dari 6










































