Perwakilan yang hadir antara lain Singapore Airlines, All Nippon Airways (ANA), Japan Airlines, Malaysia Airlines, Korean Air, Asiana Airlines, dan Cathay Pacific. Perwakilan dari Indonesia hanya Garuda Indonesia yang tergabung di dalam AAPA.
Seperti pertemuan tahun 2013 di Hong Kong, acara tahunan yang sudah berlangsung selama 58 kali ini direncanakan akan membahas beberapa isu utama dunia penerbangan di Asia Pasifik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pada pertemuan AAPA ke-57, tahun 2013 di Hong Kong. Dalam pertemuan saat itu, AAPA menyoroti masih banyaknya kelemahan di dalam sistem operasional bandara termasuk di Indonesia.
"Tahun lalu menyoroti berbagai hal seperti bandara di Indonesia yang membahas ada layang-layang dan banyak burung berterbangan. Menurut mereka burung itu kalau masuk ke dalam mesin bisa terganggu. Intinya membahas berbagai masalah dimana anggota bisa saling mendengar dan memberikan informasi kepada institusi terkait di negaranya," tuturnya.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AAPA ke-58 pada 2014 ini, Osamu Shinobe sebagai President and CEO All Nippon Airways Co., Ltd rencananya akan membuka langsung acara ini besok, Rabu (19/11/2014). Disusul kemudian pembukaan acara dilanjutkan oleh Andrew Herman sebagai Director General Association of Asia Pasific Airlines (AAPA).
Pemilihan tempat acara tahunan berskala internasional cukup unik. Jepang memilih Imperial Hotel sebagai tempat konferensi yang merupakan hotel legendaris di Tokyo yang telah berumur 124 tahun. Imperial Hotel, Ltd Tokyo telah dibangun sejak tahun 1890 yang telah termasyhur dan terkenal di seluruh dunia.
(wij/hen)











































