Ini disampaikan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Irigasi itu dibikinnya banyak, tapi setelah dibikin tidak terurus," terang Bambang di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menyebutkan, dana penghematan tersebut akan masuk dalam perubahan APBN 2015 yang akan mulai di bahas tahun depan.
"Tahun depan itu target ada Rp 16 triliun hanya untuk irigasi," ujar Bambang.
Rencana ini seiring dengan kebijakan Presiden Jokowi yang berfokus pada dua hal, yaitu petani dan ketahanan pangan atau swasembada. Irigasi adalah faktor utama mendukung kedua hal tersebut.
(mkl/dnl)











































