Soal latar belakang pendidikan Susi yang hanya lulusan SMP, hingga kelancaran bahasa Inggrisnya jadi perbincangan seru.
Datang ke kantor Pertamina sekitar pukul 15.40 WIB, Menteri Susi langsung disambut heboh ratusan pegawai Pertamina di sebuah ruang pertemuan di Lantai Dasar, Gedung Pertamina. Kehadiran Susi juga disambut oleh Plt Dirut Pertamina M Husen.
Β
Setelah Susi tiba, langsung diputar video soal perjalanan Susi dari kisahnya sebagai pengusaha kecil hingga sukses, bahkan kini menjadi menteri yang dipercaya oleh Presiden Jokowi. Usai pemutaran video, langsung disambut rasa penasaran para pegawai Pertamina, bahkan ada seorang pegawai yang menanyakan motivasi hidup Susi hingga menjadi orang sukses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rangkuman perbincangan Susi dengan pegawai Pertamina, seperti dirangkum, Rabu (19/11/2014).
1. Lulusan SMP yang Lancar Bahasa Inggris
|
|
Kenapa lancar berbahasa Inggris?
Pertanyaan itu keluar dari seorang pegawai Pertamina.
"Saya tidak les bahasa Inggris, pernah dulu saya daftar masuk ELP (English Language Programs) di level paling bawah, saya bahkan tidak lulus tes," ungkap Susi.
Susi menceritakan soal kemampuannya pandai berbahasa Inggris, karena banyak baca dan bicara menggunakan bahasa Inggris dengan orang lain.
"Saya bisa karena banyak baca, dari ngobrol juga. Saya juga nggak tahu apa bahasa Inggris saya benar atau tidak, yang penting orang mengerti apa yang saya sampaikan, go ahead saja," ucap Susi yang disambut tawa dan tepukan tangan para pegawai Pertamina.
2. 'Lulusan SMP Lamar di Pertamina Jadi Apa Ya?'
|
|
"Pernah terbayangkan ibu yang hanya tidak lulus SMA, sukses di bisnis perikanan, penerbangan dan sekarang menjadi seorang Menteri," tanya Vice President Corporate Communication PT Pertamina Ali Mundakir.
Mendapat pertanyaan itu, Susi mengaku tidak pernah membayangkan bisa mencapai seperti posisi saat ini. Ia punya prinsip melakukan sesuatu pekerjaan atau apapun dengan total dan menyukai pekerjaan.
"Nggak terbayangkan sama sekali. Yang penting saya melakukan sesuatu itu saya harus suka dulu, kalau nggak suka ngapain, dan tentunya kalau sudah suka saya total kerjakan," ungkapnya.
Ia mengatakan, walaupun hanya lulusan SMP namun dirinya tidak petah semangat dalam bekerja. "Saya mau tanya kalau saya mau melamar di Pertamina mau dijadiin apa ya?" tanya Susi sambil tertawa disambut tawa riuh para pegawai Pertamina.
Mendapat pertanyaan tersebut, Ali yang mendampingi Susi langsung menjawab. "Sekedar informasi Ibu Susi, kalau cleaning services di Pertamina minimal harus berijazah SMA," kata Ali menimpali.
Susi menambahkan, walau hanya lulusan SMP dirinya tidak kecil hati, agar bisa sukses dirinya mengambil jalan untuk menjadi seorang pengusaha. "Dengan jadi entrepreneur orang tua tidak atur saya, orang lain tidak atur saya, saya bisa berusaha sesuai yang saya mau," tutupnya.
3. Cerita Kisah Sukses Susi Air
|
|
Ia menitip pesan kepada setiap pegawai Susi Air, harus siap paling terdepan membantu masyarakat bila terjadi bencana. Hal ini lah yang menjadi bagian dari sejarah Susi Air.
"Itu amanah yang saya tinggalkan untuk penerus saya di Susi Air. Harus siap membantu masyarakat bila terjadi bencana alam, karena kita tidak boleh lupa lahirnya Susi Air karena dari bencana alam Tsunami di Aceh," ujar Susi.
Susi menceritakan, waktu tsunami yang melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, pesawatnya dengan jenis Cessna merupakan pesawat pertama yang bisa mencapai lokasi bencana dan mendistribusikan bantuan.
"Kita gratiskan penerbangan selama dua pekan, kita angkut bantuan, para medis, jurnalis, pemerintah. Setelah itu dua pekan itu mengubah bisnis kami dan hingga sekarang, kalau tidak ada tsunami Susi Air tidak ada," katanya.
"Kita juga buktikan komitmen tersebut ketika ada konflik suku di Kalimantan ke Malinau kita pasok nasi bungkus dengan mengangkutnya menggunakan pesawat dan itu semua free. Itu yang saya tekankan kepada penerus di Susi Air, all time harus cepat merespons jika ada bencana terjadi," tutupnya.
4. Bongkar Penyelundupan BBM di Laut
|
|
"Banyak nelayan kita yang kekurangan BBM subsidi, kenapa? karena banyak yang dibawa ke laut. Saya tanya memangnya Petronas punya pom bensin di tengah laut? Pertamina punya nggak pom bensin di tengah laut? nggak ada kan," kata Susi.
Susi mengungkapkan, bila melihat data satelit, di Indonesia setidaknya ada 1.290 kapal berbendera asing dan hanya di Indonesia dibiarkan lewat. Sedangkan di negara-negara lain melarang kapal-kapal asing menangkap ikan di wilayahnya.
"BBM kita banyak lari ke sana, kita biarkan kapal asing itu hilir mudik di laut kita. Sementara nelayan kita masuk di pinggir daerah Australia ditangkap," katanya.
Pada kesempatan itu, Vice Presiden Corporate Communication PT Pertamina Ali Mundakir bertanya kepada Susi, soal andai Susi menjadi seorang James Bond, apakah berani membom kapal-kapal asing yang mencuri ikan di laut Indonesia?
"Kalau diperintahkan Presiden saya lakukan (bom kapal asing)," ucap Susi.
Halaman 2 dari 5











































