Ke Bali, Menteri Susi Buka Konferensi Tuna dan Berburu Batik

Ke Bali, Menteri Susi Buka Konferensi Tuna dan Berburu Batik

- detikFinance
Kamis, 20 Nov 2014 10:37 WIB
Ke Bali, Menteri Susi Buka Konferensi Tuna dan Berburu Batik
Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan
Denpasar - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hadir dalam pembukaan Bali Tuna Conference 2014 di Sheraton Hotel, Bali, Kamis (20/11/2014). Sebelumnya, Menteri Susi telah melakukan kunjungan di Surabaya (Jawa Timur).

Dari kunjungannya tersebut, dia mengakui bahwa isi tasnya sudah penuh. Bahkan, dirinya kebingungan nantinya akan membawa oleh-oleh apa ke Jakarta.

"Aduh, tas saya sudah penuh. Saya bingung harus cari oleh-oleh apa," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tasnya penuh, Susi tetap akan berburu produk khas Bali. Salah satu yang akan dicarinya adalah batik Bali.

"Nanti cari batik satu saja, yang khas Bali. Saya tidak punya baju batik soalnya," tukas Susi.

Dalam pembukaan konferensi tuna, Susi menyebutkan dalam kurun 5 tahun terakhir‎ Indonesia merupakan salah satu pemasok tuna terbesar di Indonesia. Tercatat rata-rata tangkapan tuna mencapai 1,1 juta ton per tahun.

"Dalam perdagangan, tuna bisa menyumbang hingga Rp 40 triliun per tahunnya,"‎ katanya.

Menurut dia, dengan kekayaan laut yang berlimpah itu sebenarnya Indonesia memiliki tantangan baru. Eksploitasi tuna yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kelangsungan sumber daya dan habitat. Bahkan nantinya ukuran tuna cenderung mengecil dan daerah semakin sempit untuk mencari ikan.

"Tentu yang akan susah adalah nelayan. Keberlangsungan mata pencahariannya dan juga bisnis tuna," ungkapnya.

Kendati begitu, Susi menegaskan kementerian yang dipimpinnya akan berupaya untuk melakukan pengelolaan tuna secara berkelanjutan. Langkah ini juga harus didukung seluruh pihak yang terlibat.

"Saya akan mengajak seluruh stakeholders perikanan tuna untuk memiliki rencana pengelolaan yang efektif," tukasnya.

(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads