Deklarasi Bersama Tandai Penutupan Infrastructure Summit
Selasa, 18 Jan 2005 18:04 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi menutup Indonesian Infrastructure Summit Selasa (18/1/2005) sore. Penutupan pertemuan yang dihadiri 500 orang delegasi ini ditandai dengan penandatangan deklarasi bersama.Adapun deklarasi bersama yang bertajuk Declaration of Action on Developping infrastructure and Public Private Partnerships ini ditandatangani antara lain oleh Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Ketua Kadin MS Hidayat, Bank Dunia, ADB dan juga oleh 22 negara yang mengikuti pertemuan ini diantaranya Kanada, Inggris, Prancis, AS, Malaysia, Singapura, Jerman, Cina dan lainnya.Dalam forum ini Bank Dunia dan ADB siap untuk menyediakan pendanaan terhadap proyek infrastruktur yang ditawarkan antara US$ 3-4 miliar dalam waktu tiga tahun mendatang. Selain itu Jepang juga mengumumkan menyiapkan dana sekitar US$ 1 miliar untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2005. Keiginan Jepang ini nantinya akan diumumkan pada pertemuan CGI. Jepang juga akan menambah investasinya dalam beberapa tahun ke depan.Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya menyatakan bahwa pemerintah Indonesaia sangat berkomitmen untuk menjaga kepastian hukum serta keamanan bagi para investor. Pemerintah juga menjamin transparansi dari proses tender yang akan dilaksanakan nanti setelah forum ini selesai.Pemerintah juga akan segera keluarkan kebijakan baru untuk menunjang investasi di bidang infrastruktur. Wapres juga optimis terhadaop suksesnya acara <>infrastructure summit yang nantinya hasil deklarasi itu diimplementasikan pada proyek-proyek infrastruktur."Deklarasi ini merupakan kesempatan yang baik bagi bangsa Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pada masa-masa mendatang," tegas Jusuf Kalla.
(san/)











































