Amran sempat bertemu dengan seorang petani yang membawa anaknya. Ia sempat diberi tahu oleh beberapa orang, bahwa ada anak petani tersebut ingin menjadi petani seperti ayahnya.
"Mau jadi apa, Nak? Cita-citamu apa?" tanya Amran kepada bocah yang berumur sekitar 5 tahun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran pun langsung membalas ucapan sang petani tersebut dengan pesan kepada anak sang petani.
"Petani berdasi ya, Nak. Biarlah terlahir miskin, yang penting tak mati miskin nanti. Semangat terus ya," pesan Amran sambil menepuk bahu anak petani tersebut.
"Paling nggak, nggak miskin iman," timpal Bupati Tegal Enthus Susmono.
Setelah itu, Amran bertemu perwakilan BUMN pertanian tersebut, Amran sempat berdiskusi soal persoalan irigasi dengan Bupati Enthus Susmono.
Ia berbincang di dalam ruangan yang berlangsung sekitar 20 menit, Amran juga sempat mengecek gudang beras milik Sang Hyang Seri.
Selanjutnya, Amran bergegas keluar kantor PT Sang Hyang Seri untuk blusukan ke lokasi irigasi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
(hen/hds)











































