Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan sebagai menteri yang berlatar belakang pengusaha dan dosen, ia berkomitmen akan memperbaiki persoalan ini, sehingga Indonesia bisa swasembada pangan. Ia mengungkapkan selama berpuluh-puluh tahun, tak banyak irigasi yang diperbaiki.
"Kalau kita mau swasembada. Irigasi masalahnya 52%, atau 3 juta hektar yang rusak seluruh Indonesia. 20-30 tahun tak diperbaiki dan rehabilitasi," kata Amran di kantor PT Sang Hyang Seri (Persero), Tegal, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaringan irigasi terbagi menjadi 3 macam yaitu, irigasi primer itu adalah irigasi utama yang mengalirkan air langsung dari bendung ataupun bendungan. Irigasi sekunder adalah irigasi yang menghubungkan saluran utama dengan saluran tersier. Sementara saluran irigasi tersier adalah jaringan saluran yang tersebar di dalam area persawahan.
"Ada egoisme sektoral dan ini harus kita perbaiki," katanya.
Amran menambahkan selama 5 tahun ke depan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan bisa mencetak 1 juta hektar lahan sawah baru per tahun. "Jadi kalau 3 tahun bisa 3 juta hektar. Saya cek ke lapangan, ada pembangunan irigasi tapi nggak ada airnya buat apa," kata Amran.
(hen/hds)











































