"Tergantung sistem kita bangun. Kalau sistem bangun. Itu bisa kurangi mafia," kata Gobel saat blusukan di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Jumat (21/11/2014).
Selain menangani masalah mafia, Gobel akan menfasilitasi pengangkutan produk pangan menggunakan kereta api. Harapannya biaya logistik lebih efisien dan cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memperkirakan dengan menggunakan KA, maka bisa menekan ongkos angkut bahan pangan. Selama ini biaya logistik barang di Indonesia rata-rata bisa mencapai 17%-20% dari harga barang.
"Tergantung jalan rusak dan macet. Saya mau coba pelajari jalur logistik masuk ke pasar," ujarnya.
Saat ke Pasar Klender, Rachmat Gobel memperoleh pejelasan seputar sistem distribusi dan pengaturan harga di Pasar Klender serta pasar lain di bawah PD Pasar Jaya. Dirut PD Pasar Jaya Djangga Lubis menyebut masih adanya permainan para pedagang besar di pasar-pasar sehingga harga bisa dikontrol oleh pihak tertentu.
"Dia (pedagang kecil atau petani) ke pasar induk nggak bisa jualan. Ada mafia-nya," ungkap Djangga
(feb/hen)











































