Rantai Distribusi Cabai Kepanjangan, Konsumen yang Dirugikan

Rantai Distribusi Cabai Kepanjangan, Konsumen yang Dirugikan

- detikFinance
Sabtu, 22 Nov 2014 16:15 WIB
Rantai Distribusi Cabai Kepanjangan, Konsumen yang Dirugikan
Jakarta - Rantai pasok distribusi cabai dari Jawa Timur menuju Jakarta terbilang cukup panjang yaitu harus melalui 5 pos. Maka tidak heran jika selisih harga cabai di tingkat petani dan konsumen cukup jauh yaitu mencapai Rp 30.000/kg.

"Makanya yang dirugikan jelas konsumen karena selisih harganya cukup jauh," ungkap Ketua Asosiasi Agribisnis Jawa Timur Sukoco kepada detikFinance, Sabtu (22/11/2014).

Untuk memperbaiki panjangnya rantai distribusi ini, ia meminta kementerian perdagangan (Kemendag) segera memperbaiki sistem tata niaga cabai. Sistem tata niaga cabai yang ada saat ini diduga Sukoco masih belum efisien. Ketidakefisienan ini mempengaruhi fiuktuasi harga yang terjadi di tingkat konsumen, khususnya fluktuasi harga di tradisional DKI Jakarta.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tata niaga cabai segera harus diperbaiki, stok cabai harus tetap ada. Kemendag harus sediakan alat-alat simpan cabai seperti cold storage dan gudang-gudang penampungan cabai. Ini semua harus diatur jika ingin pola tata niaga terbentuk," paparnya.

Menurut Sukoco tingginya harganya harga cabai saat ini sama sekali tidak merugikan para petani. Pasalnya harga jual cabai di tingkat petani per kg dinilai sudah cukup tinggi dibandingkan biaya produksi yang dikeluarkan. Contohnya harga jual cabai rawit merah petani Rp 40.000/kg, biaya produksinya hanya Rp 11.000/kg.

Namun ia mengatakan besarnya selisih keuntungan yang didapat petani digunakan untuk menutupi beban kerugian biaya produksi petani pada periode Juli-Agustus 2014. Saat periode itu, harga jual cabai di petani anjlok hanya Rp 1.500-3.000/kg.

"Harga jual cabai di petani saat ini sudah di atas BEP (Break Event Point/balik modal), tetapi tidak semua petani untung karena produktifitas cabai saat ini cukup rendah," imbuhnya.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads