Direktur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Mudjiadi menerangkan, dalam acara ini akan dibahas terkait permasalahan pemanfaatan air di Indonesia.
"Pesatnya pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi saat ini telah menyebabkan semakin tingginya konflik di antara berbagai penggunaan air," ujar dia di awal acara Indonesia Water Learning Week di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (24/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu diperlukan pengelolaan sumber daya air terpadu untuk mengatasi tantangan terhadap sektor sumber daya air di Indonesia," kata dia.
Dalam kaitannya pada kegiatan ekonomi, kondisi ini jelas penting untuk diperhatikan mengingat eratnya berbagai kegiatan produksi pada ketersediaan air yang berhubungan langsung maupun tidak langsung.
"Hubungan antara air, pangan dan energi sangat terkait erat. Sejauh ini sektor pertanian adalah konsumen terbesar dari pasokan air. Air juga digunakan untuk menghasilkan listrik. Pengembangan solusi yang berkelanjutan akan mengarah pada peningkatan pembangunan ekonomi, sehingga air harus dilihat sebagai sektor yang penting," pungkas dia.
Direncanakan hadir dalam acara ini adalah Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono, Menteri PPN Andrinof A Cahniago, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kesehatan Nila Moelok.
Acara ini juga menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya Menteri PU Era Kbinet Indonesia Bersatu Djoko Kirmanto, Direktur Utama PT Krakatau Tirta Industri Tonno Sapoetra, Rektor Universitas Parahayangan Robertus Wahyudi Triweko, dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Deddy Supriadi Priatna.
Acara yang terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kementerian PPN, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM dan Asian Defelopment Bank akan berlangsung selama 3 hari pada 24-26 November 2014.
(dna/ang)











































