Kenaikan tarif ini akibat naikknya harga BBM bersubsidi pekan lalu mulai 18 November 2014. Kenaikan tarif berkisar Rp 5.000 untuk setiap rute, atau naik sekitar 14% (Damri dalam kota). Kenaikan ini hampir sama seperti tahun lalu pasca kenaikan harga BBM pada Juni 2013.
"Berkisar Rp 5.000 per setiap trayek," kata GM Damri Cabang Bandara Soekarno-Hatta Joni Hendri kepada detikFinance, Senin (24/11/2014).
Kenaikan tarif akan diterapkan efektif dalam waktu 1-2 hari ke depan. Ia mencontohkan kenaikan tarif untuk Damri rute dalam kota Jakarta, yakni dari Rp 35.000/orang akan naik menjadi Rp 40.000/orang (naik 14%). Selebihnya ada tarif Damri lainnya untuk tujuan sekitar Jakarta yang tarifnya lebih tinggi dan bervariasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joni, armada Damri setiap hari mampu melayani 20.000-23.000 penumpang. Penumpang ini dilayani oleh 235 armada menuju 20 jurusan dari atau ke Bandara Soekarno-Hatta.
Beberapa rute Damri di dalam kota Jakarta yang saat ini tarifnya masih Rp 35.000/orang, antara lain Thamrin City - Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Gambir - Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Rawamangun - Bandara Soekarno-Hatta, Blok M - Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Kp.Rambutan - Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Lebak Bulus - Bandara Soekarno-Hatta, Pasar Minggu - Bandara Soekarno-Hatta, Tanjung Priok - Bandara Soekarno-Hatta, dan Mangga Dua - Bandara Soekarno-Hatta.
(feb/hen)











































