Tangkap dan Rawat 526 'Manusia Perahu', Pemda Sudah Gelontorkan Rp 150 Juta

Tangkap dan Rawat 526 'Manusia Perahu', Pemda Sudah Gelontorkan Rp 150 Juta

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2014 19:42 WIB
Tangkap dan Rawat 526 Manusia Perahu, Pemda Sudah Gelontorkan Rp 150 Juta
Ilustrasi
Jakarta - Menangkap dan menahan 526 'manusia perahu' alias nelayan asing yang melakukan illegal fishing di perairan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, membutuhkan biaya. Sejak proses pengejaran dengan menggunakan speedboat hingga menampung mereka di Tanjung Batu selama 8 hari, pemerintah Berau telah menggelontorkan dana Rp 150 juta.

"Angka sudah Rp 100 juta, mungkin Rp 150 juta dari mobilisasi (pengerahan) speedboat yang disewa ada tagihan masuk ke saya Rp 65 juta. BBM (Bahan Bakar Minyak) kan mahal," kata Wakil Bupati Berau Ahmad Rivai saat ditemui di kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Selain bahan bakar, lanjut Rivai, alokasi penggelontoran dana Rp 150 juta digunakan untuk pemenuhan kebutuhan kehidupan sehari-hari 526 'manusia perahu' yang ditampung di Tanjung Batu, seperti makan 3 kali sehari. Tidak hanya itu, bentuk operasional lain seperti pembayaran aparat keamanan, petugas kesehatan, dan dinas sosial menjadi tanggung jawab Pemda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian aparat petugas honor dan makanannya ada di cash bank. Yang masyarakat ibu-ibu yang bantu di dapur umum juga kita berikan," katanya.

Dari 526 'manusia perahu' yang ditangkap, separuhnya adalah anak-anak. Kemudian 128 adalah perempuan dewasa sisanya adalah laki-laki dewasa. Dengan jumlah tanggungan yang cukup besar, Rivai meminta perhatian lebih dari Pemerintah Pusat.

"Sampai kapan? Kita tidak tahan ini. Mereka mandi kita siapkan, baju kita beri, tenaga medis kita sudah berikan semua sudah kita layani mereka. Mudah-mudahan besok ada solusinya," tegas Rivai.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads