Jokowi Targetkan Bangun Tol 1.000 Km, Basuki Sanggup 1.562 Km

Jokowi Targetkan Bangun Tol 1.000 Km, Basuki Sanggup 1.562 Km

- detikFinance
Kamis, 27 Nov 2014 16:19 WIB
Jokowi Targetkan Bangun Tol 1.000 Km, Basuki Sanggup 1.562 Km
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya rencana membangun 1.000 km jalan tol pada masa pemerintahannya. Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Basuki Hadimuljono optimistis bahwa target tersebut dapat terpenuhi, bahkan bisa melampaui.

"Target 1.000 km itu kan minimal. Tapi kami punya keyakinan jumlah tersebut bisa tercapai, bahkan lebih," ujar Basuki saat menggelar Press Gathering di Gadong, Jawa Barat, Kamis (27/11/2014).

"Kami sanggup 1.562 km, ini dianggap orang sebagai target yang gila. Semangat Pak Jokowi, kalau punya target jangan tanggung. Harus sesuatu yang besar," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Optimisme tersebut, kata Basuki, terutama didorong oleh pemberlakuan Undang-undang No 2/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. UU ini memberi kepastian dalam proses pembebasan lahan.

"Selama ini terhambat di lahan. Dengan UU ini kita harapkan pembebasan lahan lebih cepat. Kalau lahan yang selama ini jadi masalah bisa terselesaikan lebih cepat, berarti kita bisa cepat juga mulai pembangunannya," paparnya.

Sebelumnya disampaikan bahwa target pemerintah adalah membangun 1.000 km jalan tol baru. Jumlah tersebut terbagi dalam 25 ruas tol yang mencakup proyek Jaringan Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera, dan beberapa tol di Sulawesi, dan Kalimantan.‬

‪Total panjang 25 ruas ini mencapai 1.380 km, namun target pemerintahan Jokowi hanya menyelesaikan sepanjang 1.000 km. Tahapannya pada 2015 terbangun 180,91 km, 2016 terbangun 177,59 km, 2017 terbangun sepanjang 158,63 km, 2018 terbangun 288,38 km, dan 2019 sepanjang 194,38 km.‬

(dna/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads