"Target 1.000 km itu kan minimal. Tapi kami punya keyakinan jumlah tersebut bisa tercapai, bahkan lebih," ujar Basuki saat menggelar Press Gathering di Gadong, Jawa Barat, Kamis (27/11/2014).
"Kami sanggup 1.562 km, ini dianggap orang sebagai target yang gila. Semangat Pak Jokowi, kalau punya target jangan tanggung. Harus sesuatu yang besar," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini terhambat di lahan. Dengan UU ini kita harapkan pembebasan lahan lebih cepat. Kalau lahan yang selama ini jadi masalah bisa terselesaikan lebih cepat, berarti kita bisa cepat juga mulai pembangunannya," paparnya.
Sebelumnya disampaikan bahwa target pemerintah adalah membangun 1.000 km jalan tol baru. Jumlah tersebut terbagi dalam 25 ruas tol yang mencakup proyek Jaringan Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera, dan beberapa tol di Sulawesi, dan Kalimantan.
Total panjang 25 ruas ini mencapai 1.380 km, namun target pemerintahan Jokowi hanya menyelesaikan sepanjang 1.000 km. Tahapannya pada 2015 terbangun 180,91 km, 2016 terbangun 177,59 km, 2017 terbangun sepanjang 158,63 km, 2018 terbangun 288,38 km, dan 2019 sepanjang 194,38 km.
(dna/hds)











































