Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono menjelaskan, ada 3 skema yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan jalan tol tersebut.
"Pertama adalah dana internal BUMN Karya. Kedua investasi asing, terakhir baru APBN," kata Basuki saat menggelar Press Gathering di Gadong, Jawa Barat, Kamis (27/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang arahan dari Pak Presiden diutamakan kepada BUMN terlebih dahulu. BUMN kita kan umumnya sudah perusahaan terbuka, jadi mereka bisa cari pendanaan sendiri. Makanya tadi muncul ide BUMN tidak perlu setor dividen kalau siap mendukung pembangunan jalan tol ini," jelasnya.
Namun, lanjut Basuki, akan berat bila hanya BUMN yang membangun seluruh jalan tol tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan pula sumber dana dari investasi asing dan APBN.
"Nantinya kalau BUMN tidak sanggup baru kita arahkan untuk pakai investasi asing. Kalau nggak sanggup juga, baru kita bantu dengan APBN," sebutnya.
(dna/hds)











































