Maskapai penerbangan nasional PT Lion Mentari Airlines kembali melakukan pembelian pesawat dalam jumlah besar untuk mendukung ekspansinya. Lion Air kini membeli 40 unit pesawat turboprop produksi pesawat patungan Prancis-Italia, ATR.
Penandatanganan pembelian pesawat-pesawat ATR, yang merupakan joint venture antara perusahaan Finmeccanica-Alenia Aermacchi dan Airbus Group tersebut dilakukan di Roma, Italia.
Penandatanganan kontrak antara ATR dan Lion Air tersebut disaksikan oleh Perdana Menteri (PM) Italia Matteo Renzi dan CEO Finmeccanica Mauro Moretti. Bertempat di kantor kabinet pemerintah Italia, kontrak pemesanan 40 pesawat ATR 72-600 senilai US$ 1 miliar (Rp 12 triliun) itu diteken oleh CEO Lion Group Rusdi Kirana dan CEO ATR Patrick de Castelbajac pada Kamis, 27 November waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai kesepakatan, penyerahan pesawat akan dimulai tahun 2017 dan akan berlangsung hingga 2019 mendatang. CEO ATR Patrick de Castelbajac menyatakan senang bermitra dengan Lion Air yang menjadi maskapai pertama di dunia yang membeli 100 unit pesawat ATR.
"Ini belum pernah terjadi sebelumnya di dunia, jadi ini yang terbesar yang pernah dibeli. Ini tonggak penting bagi kami," tutur de Castelbajac dalam acara penandatangan kontrak.
"Kami senang pada ATR, tahun 2008 telah memesan pesawat ATR dan kini memesan lagi," ujar Rusdi seraya menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak asing, termasuk bank ekspor impor Italia, SACE yang telah ikut mendanai pembelian ini.
Perjanjian pembelian ATR dan Lion Air ini pun mendapat sambutan dari PM Renzi. "Saya yakin dalam perjanjian ini ada nilai-nilai penting termasuk mengenai hubungan investasi di masa depan, selain tentunya Lion Air bisa meningkatkan bisnisnya," kata PM Renzi.
PM Renzi bahkan berseloroh dengan mengatakan adanya kemungkinan perjanjian berikutnya. "Saya pikir perjanjian ini sangat penting bagi kita. Perjanjian berikutnya tidak akan diadakan di sini tapi di negara Anda yang indah," ujar Renzi tersenyum yang disambut tawa Rusdi.
Pembelian pesawat ATR seri terbaru ini dilakukan Lion Air untuk memenuhi meningkatnya permintaan transportasi udara jarak pendek dan menengah di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.
Sebelumnya, pada November 2011 Lion Air telah menandatangani pembelian 230 pesawat tipe Boeing 737 MAX dan Boeing 737-900ER. Total dana untuk pembelian ini mencapai US$ 21,7 miliar. Penandatanganan MoU pembelian ini disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Nusa Dua, Bali.
Lion juga telah memesan 234 unit pesawat Airbus senilai US$ 24 miliar. Pesawat tersebut didatangkan secara bertahap mulai Juli 2013 hingga tahun 2026. Dengan demikian, Lion Air dalam tiga tahun terakhir telah membelanjakan sekitar US$ 48 miliar (Rp 576 triliun) untuk belanja pesawat. (ita/ang)











































