"Dari semua peserta, ada 4 guru besar yang ikut mendaftar dan lolos administrasi," kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Mardiasmo di Gedung Djuanda, komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (28/11/2014).
Pertama adalah Suahasil Nazara, yang merupakan Guru Besar Universitas Indonesia (UI). Suahasil yang juga merupakan Staf Khusus Kemenko Perekonomian mendaftar untuk posisi Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga adalah Abdul Halim, yaitu Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia mendaftar untuk posisi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).
Keempat adalah Robert Arthur Simanjuntak, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Robert ikut mendaftar sebagai calon Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).
Menurut Mardiasmo, kehadiran para profesor dalam seleksi ini seiring dengan kebutuhan. Khususnya untuk posisi Kepala BKF dan BPPK yang lebih diutamakan bergelar doktor.
"Memang karena BKF dan BPPK itu diutamakan gelar doktor. Kemudian seorang guru besar bisa cocok di sana," sebutnya.
(mkl/hds)











































