Petrogas akan Membangun LNG Terminal di Pasuruan
Kamis, 20 Jan 2005 00:53 WIB
Jakarta - Badan Usaha Milik Daerah Jawa Timur PT Petrogas Wira Jatim akan membangun LNG terminal dan regasification dengan kapasitas 360 mmcfd di Grati, Pasuruan. Ini untuk menampung LNG dari Qatar mulai 2009 guna mengatasi semakin menurunnya pasokan dari dalam negeri dan tingginya permintaan gas dari industri di Jawa Timur."Sarana ini untuk menampung impor LNG yang berbentuk cair dari Qatar dan mengubahnya menjadi gas dengan kapasitas 360 mmcfd karena pasokan dalam negeri seperti dari Arun dan Bontang menurun, serta Tangguh sudah diijon calon pembeli," kata Direktur Operasional dan Teknologi PT Petrogas, Untung Suryanto, Menurut Untung, usai memberikan materi dalam The Second International Conference Indogas 2005 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2005), saat ini sudah komitmen pembiayaan sebesar US$ 500 juta dengan leading consortium Red Line Corporation dari bank-bank Eropa. Lebih lanjut dijelaskan Untung, Jatim saat ini benar-benar kekurangan gas hingga PLN pembangkit listriknya menggunakan solar sehingga dampaknya PLN menaikkan harga. Impor berasal dari The Royal Family of Qatar karena mereka menawarkan harga murah. "Karena mereka memiliki cadangan gas 15 kali lipat Indonesia dengan kontrak 20 tahun."Rencananya LNG terminal ini berkapasitas bongkar muat 125.000 meter kubik sampai 200.000 meter kubik dengan tiga storage yang masing-masing berkapasitas 125.000 meter kubik."Kami telah membuat MoU dengan Perusahaan Gas Nasional sehingga tidak akan ada kompetisi. Saat ini kita belum bicara harga karena investor yang akan mengajukan ikut tender dalam penawaran gas selain Qatar penutupannya masih dua minggu lagi," demikian Untung Suryanto.
(gtp/)











































