Rapat Menteri Basuki dan Rini Bahas Tol Bakauheni-Palembang Rp 45 Triliun

Rapat Menteri Basuki dan Rini Bahas Tol Bakauheni-Palembang Rp 45 Triliun

- detikFinance
Senin, 01 Des 2014 14:56 WIB
Rapat Menteri Basuki dan Rini Bahas Tol Bakauheni-Palembang Rp 45 Triliun
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono di Kementerian BUMN (Foto: Elin/detikFinance)
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Basuki Hadimuljono makan siang bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Kantor Kementerian BUMN. Setelah makan, dibahas lah proyek Tol Bakauheni-Palembang, bagian dari Tol Trans Sumatera.

"Jadi tadi kami dipanggil beliau (Rini) bersama Hutama Karya, Jasa Marga, dan ASDP Merak menindaklanjuti perintah Pak Presiden (Joko Widodo) saat kunjungan kemarin," ujar Basuki di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2014).

Ruas yang dibahas secara spesifik adalah Tol Bakauheni-Palembang. Para pihak terkait sudah membicarakan kebutuhan dana serta teknis pelaksanaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengadaan tanah di ruas tersebut, kata Basuki, diharapkan bisa rampung dalam dua tahun. Sehingga memasuki tahun 2017 ruas tol tersebut bisa dibangun.

"Rencananya (biaya) pengadaan tanahnya dari APBN 2015-2016. Dengan UU pembebasan lahan baru kita targetkan 2 tahun ini sepanjang 373 km. Kontruksi mulai 2017. Intinya adalah melihat kesiapan Hutama Karya dan Jasa Marga," ujarnya.

Basuki menambahkan, jalan tol tersebut akan terintegrasi dengan pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Untuk itu, pemerintah mendorong ADSP Ferry untuk mengembangkan dermaga di dua pelabuhan tersebut.

"Pemerintah visinya menunda Jembatan Selat Sunda sehingga kita harus lebih baik melayani penyeberangan ini dengan membangun dermaga lebih baik termasuk di Merak. Kembangkan dan tambahkan di Merak sehingga bisa melayani penyeberangan Merak-Bakauheni dengan lebih baik," jelasnya.

"Total investasi Rp 45 triliun tidak Termasuk tanah. Jadi tanah itu porsinya APBN," tambahnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads