Pemerintah Akan Ganti Sejumlah Direksi BUMN

Pemerintah Akan Ganti Sejumlah Direksi BUMN

- detikFinance
Jumat, 21 Jan 2005 22:10 WIB
Lhoksemauwe - Pemerintah akan segera mengganti sejumlah direksi BUMN. Pergantian tersebut dilakukan setelah BUMN Summit yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 25-26 Januari 2005. Hal ini dinyatakan oleh Menteri Negara BUMN Sugiharto kepada wartawan, di sela-sela kunjungan ke PT Pupuk Iskandar Muda, Lhoksemauwe, Aceh, Jumat (21/1/2005).Sugiharto juga mengatakan, pihaknya saat ini tengah memikirkan untuk mencari direksi BUMN yang berasal dari luar, khususnya untuk BUMN yang bersifat strategis."Ada industri strategis yang memang dirasakan membutuhkan calon dari luar. Itu dengan catatan calon dari dalam tidak memadai, sehingga perlu outsourcing," kata Sugiharto.Namun, menurut Sugiharto, untuk industri yang tidak strategis, pergantian bisa dilakukan dengan cara yang normal, karena tidak semua BUMN sifatnya strategis.Menyinggung masalah fit and proper test, Sugiharto menyatakan, nantinya tidak dilakukan oleh DPR melainkan lembaga independen. "Hal ini dilakukan agar pemilihan direksi BUMN bisa dilakukan secara transparan dan tidak terjadi lagi moral hazzard seperti masa lalu," ujarnya.Fit and proper test meliputi fit and proper test, competency proper test, psychological test, leadership test dan moral observation. Fit and proper test dilakukan sesuai UU No. 19/2003 di mana Menneg BUMN mempunyai kewenangan untuk melakukan fit and proper test. Namun fit and proper test dapat dilakukan oleh lembaga lain yang independen.Sedangkan mengenai BUMN Summit yang akan dilaksanakan, Sugiharto mengatakan, hal tersebut sudah dibicarakan dengan presiden. "Kami mencoba untuk mendengarkan pengarahan dari presiden mengenai road map BUMN 2005 hingga 2009. Kami sangat concern terhadap revitalisasi BUMN, lihat saja gebrakan-gebrakan yang akan dilakukan nanti," ujar Sugiharto.Kasus Garuda dan MerpatiMenyinggung soal rencana pergantian direksi Garuda dan Merpati, Sugiharto menyatakan saat ini pihaknya sudah mempunyai daftar calon direksi PT Garuda dan Merpati yang sudah melakukan fit and proper test. "Tapi kita akan mereview dulu planning Garuda seperti apa, sehingga kita bisa menempatkan the right man on the right place," tambah Sugiharto.Menurut Sugiharto, direksi baru nantinya harus orang yang tangguh dan dapat mengubah situasi cashflow yang kronis di kedua perusahaan tersebut."Orang yang akan dipilih nanti tentunya akan memunculkan paradigma baru di Merpati dan Garuda serta menyelesaikan persoalan keuangan yang dihadapi. Setelah BUMN Summit kita akan umumkan kepada publik siapa penggantinya," ungkap Sugiharto. (ast/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads