Ini Pujian Dubes AS ke Menteri Susi: Dia di Jalur yang Tepat

- detikFinance
Selasa, 09 Des 2014 19:37 WIB
Jakarta -

Sikap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang berani tegas memberantas pencurian ikan (illegal fishing), dengan menenggelamkan kapal pencuri ikan dapat pujian.

"Masalah penegakan hukum sebenarnya memang sangat tergantung oleh pemimpin negaranya itu untuk melakukan penegakan hukum. Dan langkah ini memang adalah hal yang penting untuk dilakukan setiap negara di seluruh dunia untuk melindungi wilayah lautnya. Untuk memerangi penangkapan ikan ilegal," kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert O Blake, saat dijumpai awak media di @America Pacific Place, Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Blake mengatakan, pihaknya pun siap mendukung langkah tegas pemerintah Indonesia ini dalam jangka panjang.

"Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Susi dan Menteri Koordinator Maritim untuk tidak hanya mencegah penangkapan ikan ilegal, tapi juga bagaimana rakyat Indonesia dapat menikmati kekayaan alamnya sendiri dalam jangka panjang," tegas dia.

Secara pribadi Blake mengatakan, dukungan ini diberikan lantaran Indonesia memang memiliki sumber daya laut yang sangat sensitif terhadap kerusakan, bila tidak dirawat denga baik.

Indonesia, kata Blake, memiliki kekayaan laut yang sangat melimpah dan bisa dikatakan yang paling kaya di seluruh dunia. Di perairan laut Indonesia, ada lebih dari 2.000 spesies ikan, 6 spesies kura-kura, 2.500 spesies moluska, dan 30 spesies mamalia laut.

Indonesia juga memiliki 70 genus dan lebih dari 500 spesies coral, yang menjadikannya sebagai yang terbanyak dari segi ragamnya di seluruh dunia.

"Menteri Perikanan sudah di jalur yang tepat, dengan menetapkan area kelautan yang dilindungi menjadi 25 juta hektar di tahun 2020. Dan 3,6 juta sudah terealisasi di Raja Ampat," sebut dia.

Pernyataan Blake ini juga disampaikannya di depan puluhan mahasiswa yang hadir dalam diskusi dan pemutaran film "Guardian Of Raja Ampat" di @America.

Film Guardians of Raja Ampat adalah sebuah film dokumenter yang menceritakan kesuksesan upaya pelestarian kekayaan laut di Raja Ampat yang dilakukan oleh komunitas lokal warga, bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah Raja Ampat, USAID, dan Conservation International (CI).

Film ini diproduseri oleh Shawn Heindrichs, pemenang Emmy Award untuk dokumenter National Geographics "Untamed America".

Selama November dan awal Desember film ini telah diputar di "Ocean Theatre" di beberapa desa di Raja Ampat menggunakan perahu pendidikan Kalabia yang diubah menjadi bioskop keliling.

Pemutaran film ini juga diharapkan dapat memotofasi generasi muda Indonesia untuk bisa meniru ketegasan pemerintah saat ini ,yang terus berupaya keras memerangi mafia penangkapan ikan dan pihak lain yang mencoba merusak kekayaan alam Indonesia.

(dna/dnl)

Tag Terpopuler