"Masih sangat mentah. Giant sea wall itu baru sekedar gambar yang nice to see," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (9/12/2014)
Sofyan menuturkan, belum ada kajian yang menyeluruh soal proyek tersebut. Baik dari sisi teknis pengerjaan proyek, pengukuran struktur tanah hingga pembiayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, giant sea wall merupakan bentuk hilir dari keseluruhan proyek. Menurut Sofyan, hal ini belum terlalu mendesak untuk dilakukan. Karena tujuan utamanya adalah sisi hulu.
Jadi, bagaimana membuat area resapan air yang berkapasitas besar, penghijauan di wilayah bukit, pembenahan daerah aliran sungai (DAS). dan pembangunan tanggul penyangga.
"Giant sea wall itu penyelesaian hilir. Tapi hulu tengah kanan kiri kan belum," imbuhnya.
Untuk membuat kajian, pemerintah akan membentuk tim khusus. Rencana akan dilaporkan dalam waktu dekat kepada Presiden Jokowi. Kajian ditargetkan selesai dalam waktu 2 bulan.
"Review tidak lama, yang penting tim ini bekerja," tegas Sofyan.
(mkl/dnl)










































