Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum terima surat pengunduran diri Emirsyah Satar dari posisinya sebagai direktur utama (dirut) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).
Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, dan Perhubungan Dwijanti Tjahjaningsih kepada detikFinance, Kamis (11/12/2014).
"Saya belum terima surat pengunduran dirinya," kata Dwijanti yang tugasnya mengawasi BUMN perhubungan seperti Garuda dan Merpati ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi dirut Garuda ini tidak akan kosong dalam waktu lama. Besok pemerintah akan mengumumkan pengganti Emirsyah.
Emirsyah menjabat sebagai orang nomor 1 di maskapai penerbangan pelat merah ini sejak Maret 2005. Langkah pengunduran diri ini lebih cepat dari jadwal, karena masa jabatan Emirsyah sedianya berakhir pada Maret 2015.
(ang/dnl)










































