Hal tersebut diungkapkan mantan Sekretaris Kementerian BUMN sekaligus Pengamat BUMN, M Said Didu. Saat masih menjabat di Kementerian BUMN, Said ikut merasakan perjuangan Emirsyah menyelamatkan Garuda.
"Saya ikut merasakan perjuangan Pak Emir menyelamatkan Garuda dari ancaman kepailitan pada tahun 2005-2007," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (11/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi saat itu sangat berat dan harus lepas aset tidak produktif seperti menjual kantor pusat di Medan Merdeka Selatan ke Kementerian BUMN," imbuhnya.
Sejak lepas dari kebangkrutan di 2007, Garuda terus tumbuh dan berekspansi. Jumlah pesawatnya bertambah menjadi 140 di 2013 dibandingkan tahun 2007 yang hanya 48 pesawat.
Jumlah penerbangan dalam sehari juga bertambah banyak, dari tahun 2007 sebanyak 252 penerbangan sehari menjadi 570 penerbangan sehari di 2013.
(ang/dnl)











































