"Kita dalam dua tahun ke depan memprioritaskan 7 proyek pembangunan JPO (jembatan penyeberangan orang), overpass, flyover, dan underpass untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kereta. Ini proyek prioritas tinggi," ujar Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko ditemui di kantornya, Senin (15/12/2014).
Sebanyak 7 proyek tersebut yaitu:
- Pembangunan JPO di lintas Manggarai-Bogor
- Pembangunan underpass di Km.42+150 di Jalan Raya Bojonggede, Bogor
- Pembangunan underpass di Km 37+975 di Jalan Raya Citayam, Bogor.
- Pembangunan underpass Tanjung Barat
- Pembangunan perlintasan tidak sebidang (underpass) antara Sukacinta-Lahat Sumatera Utara
- Pembangunan underpass di Wilayah Labuhan Ratu, Lampung
- Pembangunan Overpass Seksi Krueng Mane-Kuta Blang, Aceh
"Total dana yang disiapkan Rp 172,9 miliar, ini proyek multiyears yakni pada 2015-2016, dengan rincian pembangunan JPO itu dibutuhkan biaya Rp 11,6 miliar, underpass Raya Bojonggede Rp 16,5 miliar, underpass Citayam Rp 16,5 miliar, underpass Tanjung Barat Rp 16,5 miliar, underpass Sukacinta-Lahat Rp 19,9 miliar, dan underpass Rp 11,9 miliar dan overpass Krueng Mane-Kuta Blang Rp 80 miliar," tutupnya.
(rrd/hen)











































