Para Menteri Ekonomi Kumpul Bahas Uang Triliunan untuk Usaha Kecil

Para Menteri Ekonomi Kumpul Bahas Uang Triliunan untuk Usaha Kecil

- detikFinance
Selasa, 16 Des 2014 10:30 WIB
Para Menteri Ekonomi Kumpul Bahas Uang Triliunan untuk Usaha Kecil
Jakarta - Pemerintah menggelar seminar untuk membahas masalah pembiayaan sektor produktif dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pemerintah ingin dana triliunan rupiah yang dikeluarkan untuk pembiayaan UMKMβ€Ž tepat sasaran.

Seminar digelar tertutup dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

"Hari ini sebagaimana diketahui bahwa kementerian keuangan ingin melihat seluruh jenis kredit program yang bentuknya macam-macam. Ada penjaminan dan dana bergulir dan beredar di berbagai kementerian. Kita melihat efektivitas kelebihan dan kekurangan," ungkap Sofyan usai seminar di Gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pelaksanaan sebelumnya, masih terjadi tumpang tindih program pembiayaan antara lembaga atau instansi. Sehingga dibutuhkan komitmen pada pemerintahan baru dalam menjalankan proses pembiayaan. Seminar ini juga saling bertukar informasi antar pemerintah.

"Pengalaman bagus didorong, dan kelemahan yang ada di koreksi," sebutnya.

Beberapa skema program kepada usaha kecil, antara lain dana bergulir yang dikelola oleh BLU pengelola dana sampai dengan 2014 mencapai Rp 26,23 triliun. Sedangkan untuk kredit skema subsidi bunga, pemerintah melalui APBN sejak tahun 2008 - Oktober 2014 dikeluarkan Rp 1,4 triliun.

Untuk kredit skema penjaminan (KUR) sejak 2007 - Oktober 2014 pemerintah telah menyalurkan belanja subsidi imbal jasa penjaminan sebesar Rp 6 triliun dan PMN kepada Perum Jamkrindo dan PT Askrindo Rp 11,75 triliun dengan nilai pembiayaan yang disalurkan ke UMKM melalui KUR mencapai sekitar Rp 172 triliun.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads