13 Kapal Tiongkok Terdeteksi Curi Ikan di Laut Arafura

13 Kapal Tiongkok Terdeteksi Curi Ikan di Laut Arafura

- detikFinance
Kamis, 18 Des 2014 19:27 WIB
13 Kapal Tiongkok Terdeteksi Curi Ikan di Laut Arafura
Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan
Jakarta - Minggu lalu, satelit Automatic Identification System (AIS) mendeteksi 22 kapal Tiongkok mencuri ikan di laut Arafura. Hari ini, kembali satelit AIS mendeteksi adanya kegiatan tangkap illegal oleh 13 kapal asal Tiongkok di wilayah yang sama.

"Hari ini, 18 Desember 2014, kita catat di satelit masih ada kapal Tiongkok yang beroperasi sejumlah 13 kapal," ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Susi memperkirakan bobot kapal yang ditangkap satelit AIS lebih dari 300 Gross Ton (GT). Pihaknya telah melaporkan hal ini kepada TNI Angkatan Laut (AL) agar segera ditindak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka belum tertangkap. Mestinya ada di atas 30 GT," imbuhnya.

Sementara itu, Susi menjelaskan dari 22 kapal Tiongkok yang tertangkap satelit AIS minggu lalu, hanya 8 kapal yang berhasil diseret ke Pelabuhan Ambon. Satu Kapal dalam keadaan mogok dan disandarkan ke Pelabuhan Merauke, dan 13 kapal lainnya berhasil lolos.

"Kita tangkap sinyal ada 22 kapal Tiongkok di Arafura. Yang TNI AL tangkap hanya 9 dimana 1 ditinggal atau kembali ke Merauke karena mogok. Jadi yang diseret ke Ambon hanya 8," jelas Susi.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads