Secara bilateral, Jepang, Prancis, dan Jerman masih menjadi kreditur terbesar Indonesia. Sementara secara multilateral, Indonesia masih meminjam kepada Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Bank Pembangunan Islam (IDB).
Berikut adalah pemberi pinjaman bilateral dan multirateral terbesar buat Indonesia, seperti dikutip dari data Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Jumat (18/11/2014):
6. IDB
|
|
Tahun lalu, utang dari IDB tercatat Rp 7,22 triliun. Naik dibandingkan 2012 yang sebesar Rp 5 triliun.
5. Jerman
|
|
Pada 2013, utang dari Jerman tercatat Rp 23,71 triliun. Naik dibandingkan 2012 yang sebesar Rp 20 triliun.
4. Prancis
|
|
Pada 2013, Prancis memberi utang kepada Indonesia dengan total Rp 25,94 triliun. Naik dibandingkan setahun sebelumnya yaitu Rp 21,3 triliun.
3. ADB
|
|
Tahun lalu, ADB memberi pinjaman kepada Indonesia sebesar Rp 114,58 triliun. Naik dibandingkan 2012 yaitu Rp 100,37 triliun.
2. Bank Dunia
|
|
Tahun lalu, Bank Dunia memberi pinjaman sebesar Rp 163,77 triliun kepada Indonesia. Naik dibandingkan 2012 yang tercatat Rp 122,53 triliun.
1. Jepang
|
|
Tahun lalu, nilai utang dari Jepang tercatat Rp 254,71 triliun. Turun dibandingkan 2012 yang sebesar Rp 256,1 triliun.
Halaman 2 dari 7











































