'Nelayan Thailand dan Taiwan Sebagian Besar Mantan Narapidana'

'Nelayan Thailand dan Taiwan Sebagian Besar Mantan Narapidana'

- detikFinance
Jumat, 19 Des 2014 17:46 WIB
Nelayan Thailand dan Taiwan Sebagian Besar Mantan Narapidana
Ilustrasi kapal nelayan
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengutuk maraknya kasus nelayan lokal yang dikejar nelayan asing. Contohnya nelayan lokal Anambas yang dikejar oleh nelayan Thailand.

Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Asep Burhanudin mengungkapkan, perilaku nelayan asing seperti Thailand dan Taiwan cukup kejam. Hal itu karena banyak nelayan dari kedua negara tersebut merupakan mantan narapidana.

"Sebagian besar nelayan Thailand dan Taiwan itu mantan narapidana. Mereka sangat keras," kata Asep saat berdiskusi dengan media di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya dari 2 negara itu, perilaku kejam juga kerap ditunjukan nelayan Malaysia dan Myanmar. Dari beberapa kasus, bahkan mereka tidak segan-segan melukai nelayan lokal.

"Di laut itu seperti hukum rimba," imbuhnya.

Asep menduga nelayan asing mulai terganggu akibat aturan ketat pelarangan illegal fishing oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. "Karena ada tindakan tegas terhadap illegal fishing, mereka dendam. Dampaknya mereka ngejar orang kita," katanya.

Dari laporan yang masuk selama Desember 2014, ada 3 kasus pengejaran nelayan lokal oleh nelayan asing yaitu di perairan Anambas, Selat Malaka, dan perairan Morotai. Asep mengaku sudah berkoordinasi dengan TNI AL untuk menyelesaikan masalah ini.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads