Rusia Terancam Krisis, Ini Merek-merek yang Kena Imbasnya (1)

Rusia Terancam Krisis, Ini Merek-merek yang Kena Imbasnya (1)

- detikFinance
Senin, 22 Des 2014 07:28 WIB
Rusia Terancam Krisis, Ini Merek-merek yang Kena Imbasnya (1)
Foto: Reuters
Jakarta - Ekonomi Rusia saat ini sedang anjlok karena penurunan harga minyak serta sanksi dari negara Barat. Kondisi ini membuat omzet perusahaan-perusahaan dari negara Barat tertahan.

Anjloknya mata uang ruble dan kejatuhan harga minyak menjadi penyebab utama terhantamnya ekonomi Rusia. Bila harga minyak tak membaik, maka PDB atau perekonomian Rusia bakal jatuh hingga 5% tahun depan.

Berita buruknya, banyak perusahaan-perusahaan dari negara Barat yang memiliki ketergantungan bisnis dengan Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kolapsnya mata uang ruble membuat harga-harga barang di Rusia menjadi mahal. Kondisi bakal membuat pembelian barang-barang impor dari negara Barat menjadi menurun.

Bahkan perusahaan seperti IKEA, General Motor, dan Apple menghentikan sementara bisnisnya di Rusia.

Berikut merek-merek barang asal negara Barat yang terkena dampak dari krisis di Rusia, dilansir dari CNN, Sabtu (20/12/2014).

10. Perbankan Eropa

Foto: Reuters
Krisis keuangan di Rusia membuat perbankan Eropa Barat sakit kepala. Karena banyak debitur dari bank-bank ini yang berasal dari Rusia.

Total kredit yang dikucurkan perbankan Eropa kepada pihak Rusia mencapai US$ 155,9 miliar hingga akhir Juni 2014. Ini sekitar 1% dari total kredit keseluruhan.

Kredit terbesar diberikan oleh bank asal Prancis sebesar US$ 47,8 miliar, diikuti bank Italia US$ 27,7 miliar, dan bank AS sebesar US$ 26,1 miliar.

9. Danone

Foto: Reuters
Perusahaan makanan asal Prancis ini merupakan pemain besar di Rusia. Rusia memiliki pangsa pasar 11% di Danone.

Namun, krisis yang terjadi di Rusia membuat pendapatan Danone bakal menurun, bahkan keuntungan turun tajam dalam setengah tahun ini.

8. McDonald's

Foto: Reuters
Awal tahun ini, pemerintah Rusia menutup paksa 12 restoran McDonald's karena ketegangan yang terjadi dengan AS dan Eropa barat.

Sekarang memang restoran McDonald's telah dibuka kembali, namun penjualannya tidak ramai.

7. Total

Perusahaan energi asal Prancis ini terganggu bisnisnya, karena sanksi ekonomi AS dan Eropa Barat ke Rusia. Total menunda rencana eksplorasinya dengan perusahaan Rusia, Lukoil.

6. ExxonMobil

Foto: Reuters
Perusahaan minyak asal AS ini sebenarnya tengah melakukan eksplorasi minyak di wilayah Artic bersama Rosneft, sejak awal tahun ini. Namun Exxon tidak bisa melanjutkan proyek karena sanksi dari pemerintah AS, akibat krisis di Ukraina. Bersambung...
Halaman 2 dari 6
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads